Bankaltimtara

DPRD Sentil Pemkot Samarinda: Jangan Pelit Kasih Data

DPRD Sentil Pemkot Samarinda: Jangan Pelit Kasih Data

Ketua Komisi II DPRD Samarinda Iswandi.-Ari/Disway Kaltim-

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM – Ketua Komisi II DPRD  Samarinda Iswandi meminta pemkot jangan pelit memberikan data. Terutama terkait program dan kegiatan yang menjadi bahan pengawasan DPRD. 

Iswandi menilai keterbukaan data penting agar pengawasan berjalan objektif dan berbasis fakta. 

Sorotan itu disampaikan usai rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi II DPRD Kota Samarinda dengan Dinas Perdagangan Kota Samarinda, terkait perkembangan penataan dan distribusi kios Pasar Pagi. 

Dalam forum tersebut, DPRD mengaku tidak menerima data rincian penerima kios dan progres distribusi secara detail. 

“Misalnya ini sudah diserahkan kunci sejumlah sekian, tapi rinciannya siapa penerimanya, bagaimana statusnya, itu tidak detail,” kata Iswandi,pada Rabu 29 April 2026. 

BACA JUGA:DPRD: Pasar Pagi Harus Ramai Pedagang, Bukan Pemilik yang Sewakan Lapak

Ia mengungkapkan permintaan data detail sebenarnya sudah berkali-kali disampaikan sejak awal pembahasan penataan Pasar Pagi. 

Namun, menurutnya, setiap permintaan selalu berujung pada alasan harus menunggu izin kepala daerah. 

“Dari awal-awal kita bertemu, kita sudah minta. Cuma selalu harus izin wali kota, harus izin wali kota,” ujarnya. 

Menurut Politisi PDI Perjuangan ini, kondisi tersebut bertolak belakang dengan semangat transparansi dan akuntabilitas yang selama ini disampaikan pemerintah Andi Harun kepada publik. 

“Kalau katanya mau transparan dan akuntabel, ya datanya juga harus terbuka. Gimana kita bisa mengawasi kalau data saja harus izin berkali-kali,” tegasnya. 

Ia memastikan DPRD tidak akan menggunakan data secara sembarangan ataupun menyebarkannya tanpa alasan jelas. 

BACA JUGA:Satlantas Jelaskan Kronologi Kecelakaan Beruntun di Samarinda, Berawal dari Tabrak Lari

Data tersebut dibutuhkan untuk mendukung fungsi pengawasan terhadap program yang telah dibiayai APBD. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: