Bankaltimtara

57 Bangunan di Lahan Insinerator Samarinda Seberang Dibongkar, Warga Menolak

57 Bangunan di Lahan Insinerator Samarinda Seberang Dibongkar, Warga Menolak

Upaya pembongkaran bangunan di atas lahan insinerator Samarinda Seberang. -Rahmat/disway Kaltim-

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Samarinda menertibkan 57 bangunan milik warga yang berdiri di atas lahan insinerator di Samarinda Seberang, Selasa 21 Oktober 2025.

Penertiban dilakukan setelah melalui serangkaian tahapan imbauan dan sosialisasi di tingkat kelurahan dan kecamatan.

Kepala Satpol PP Samarinda, Anis Siswantini, mengatakan penertiban hari ini merupakan langkah akhir. Setelah semua proses panjang sesuai standar operasional prosedur (SOP) dijalankan.

“Hari ini adalah ending dari beberapa kali tahapan, baik melalui kelurahan maupun kecamatan. Kami sudah melalui SOP, sudah ada imbauan tertulis dan lisan. Kali ini tiba saatnya penertiban,” ujar Anis di lokasi pembongkaran.

Menurut Anis, penertiban dilakukan untuk mengamankan aset milik Pemkot Samarinda.

Pelaksanaan kegiatan ini juga melibatkan unsur TNI, Polri, Polisi Militer, dan sejumlah perangkat daerah terkait.

Salah satu warga bernama Sirajudin mengatakan bahwa penertiban ini dilakukan tanpa adanya pemberitahuan. 

Ia meminta agar satpol PP memberikan tenggat waktu selama 15 hari untuk warga mengosongkan rumahnya.

"Kami minta dengan sangat hormat pak, tolong kasih kami waktu 15 hari kami jamin ini akan rata semuanya,"ucap Sirajudin.

Namun permintaan Sirajuddin tak digubris. Personel gabungan tetap bersikeras membongkar semua bangunan menggunakan eskavator.

Dari total 57 bangunan yang dibongkar, sebanyak 18 di antaranya telah menerima uang kerohiman.

Namun, sebagian besar penerima belum melakukan pembongkaran mandiri meski telah diberikan waktu dua minggu setelah pencairan.

“Dari 18 penerima, hanya dua yang terlihat sudah membongkar mandiri. Sisanya masih bertahan. Karena itu, kami laksanakan penertiban hari ini,” kata Anis.

Satpol PP menurunkan sekitar 609 personel gabungan dalam kegiatan ini.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait