Dinas PUPR Mahulu Kebut 3 Proyek Infrastruktur di Akhir Tahun, Salah Satunya Jalan di Sekitar Bandara
Jalur alternatif sekitar Bandara Ujoh Bilang yang bakal dikerjakan Dinas PUPR Mahulu.-(Disway Kaltim/ Iswanto)-
MAHULU, NOMORSATUKALTIM - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mahakam Ulu (PUPR Mahulu) memastikan 3 proyek infrastruktur jadi prioritas utama di akhir tahun 2025.
Ketiga proyek tersebut meliputi pembuatan jalan alternatif di sekitar Bandara Ujoh Bilang, pembangunan akses jalan menuju lokasi batalion di Kampung Sebunut, Kecamatan Long Bagun, serta penyiapan lahan untuk proyek sisi darat Bandara yang didanai oleh Pemprov Kaltim.
Kepala Dinas PUPR Mahulu, Didik Subagya menjelaskan, pembangunan jalan alternatif di sekitar bandara menjadi hal mendesak untuk menjamin akses masyarakat ke ladang dan kampung tidak terganggu, menyusul penutupan jalan lama akibat pembangunan runway.
”Bandara itu kalau runway-nya sudah jadi, jalan masyarakat ke kampung dan ke ladang ditutup. Nah, kita rencanakan buatkan jalan di sebelah runway supaya masyarakat tidak terganggu, karena nanti mereka memang tidak boleh melintas di area bandara,” jelas Didik, Minggu, 19 Oktober 2025.
BACA JUGA: DPRD Apresiasi Progres Pembangunan Bandara Ujoh Bilang, Harap Segera Bermanfaat Untuk Masyarakat
BACA JUGA: Kabar Baik, Pembangunan Fisik Bandara Ujoh Bilang Mahulu Ditargetkan Tuntas Tahun Ini
Didik menjelaskan bahwa, usulan pembangunan jalan alternatif tersebut telah diajukan melalui APBD Perubahan tahun berjalan, meskipun belum dapat dipastikan apakah anggarannya bisa direalisasikan tahun ini.
Selain itu, PUPR juga tengah menyiapkan akses jalan menuju lokasi batalion ketahanan pangan di Kampung Sebunut yang ditargetkan rampung pada Desember mendatang, sesuai informasi dari Kodim Mahulu.
“Untuk kegiatan batalion di Kampung Sebunut, itu juga prioritas kita. Informasi dari Pak Dandim, Desember ini harus selesai,” ujar Didik.
Sementara untuk proyek sisi darat bandara, Pemprov Kaltim telah menyiapkan anggaran sebesar Rp43 miliar, namun dengan catatan bahwa lahan harus siap bangun.
BACA JUGA: Dinas PUPR Mahulu Usulkan Pembangunan 4 Gedung OPD Tahun 2026
BACA JUGA: Dianggap Lebih Tahan Lama, PUPR Mahulu Pastikan Semua Jalan Dibangun dengan Sistem Rigid
Oleh karena itu, Dinas PUPR saat ini fokus meratakan area yang akan digunakan sebagai tapak bangunan terminal penumpang.
“Provinsi nanti kasih anggaran sekitar Rp43 miliar untuk sisi darat bandara, tapi catatannya lahannya harus siap. Lahannya sudah siap, Cuma kesiapan tapak bangunannya yang belum karena masih menunggu anggaran. Kami belum bisa tanda tangan kontrak kalau belum ada dana,” terangnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

