Bankaltimtara

Selama Tiga Bulan, Polres Berau Ungkap 7 Kasus Peredaran Narkoba

Selama Tiga Bulan, Polres Berau Ungkap 7 Kasus Peredaran Narkoba

Kasat Resnarkoba Polres Berau, AKP Agus Priyanto saat memusnahkan sabu di Ruang Gelar Perkara Sat Resnarkoba Mako Polres Berau, Kamis (25/7/2025). -istimewa-

BERAU, NOMORSATUKALTIM - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Berau berhasil mengungkap tujuh kasus selama periode April hingga Juni 2025.

Total barang bukti narkotika yang diamankan berupa jenis sabu mencapai 851,79 gram.

Barang bukti tersebut dimusnahkan dalam proses terbuka di Ruang Gelar Perkara Satresnarkoba, Jumat 25 Juli 2025.

Kegiatan ini turut disaksikan aparat penegak hukum dari unsur penyidik, kejaksaan, hingga pengadilan. Para tersangka dan penasehat hukum masing-masing juga dihadirkan.

Kasat Resnarkoba Polres Berau, AKP Agus Priyanto, mengatakan sembilan orang telah ditetapkan sebagai tersangka dari hasil pengungkapan tersebut. Mereka terdiri atas delapan laki-laki dan satu perempuan.

BACA JUGA:Serapan Anggaran Baru 38 Persen, DPRD Berau Soroti Mandeknya Proyek Fisik dan Proses Lelang

BACA JUGA:Diduga karena Kelelahan, Pria 59 Tahun Meninggal di Halaman Rumah Warga

"Total sabu yang dimusnahkan hari ini sebanyak 851,79 gram. Ini merupakan hasil rangkaian penindakan intensif sejak April," ujarnya.

Proses pemusnahan dilakukan dengan cara melarutkan sabu ke dalam air mendidih yang telah dicampur detergen, lalu dibuang ke septic tank.

Metode ini mengacu pada prosedur standar pemusnahan barang bukti narkotika.

BACA JUGA:Isu Penurunan Tipe RSUD Abdul Rivai Terjawab, Dinkes Kaltim Tegaskan Syarat Layanan Sudah Lengkap

AKP Agus menegaskan, seluruh tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1), serta Pasal 114 ayat (2) atau Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sebagai bentuk kewaspadaan bersama, Polres Berau mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mengungkap jaringan peredaran narkoba, khususnya dengan melaporkan setiap gerak-gerik yang mencurigakan di lingkungan sekitar.

Langkah nyata melalui sosialisasi dan pembinaan juga akan terus diperluas, dengan fokus utama pada generasi muda.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: