Bankaltimtara

Terdampak Perang, Ribuan Jamaah Umrah Indonesia Tertahan di Arab Saudi, Kemenhaj: Kami Terus Berkoordinasi

Terdampak Perang, Ribuan Jamaah Umrah Indonesia Tertahan di Arab Saudi, Kemenhaj: Kami Terus Berkoordinasi

Puluhan ribu jamaah umrah asal Indonesia tertahan di Arab Saudi, terdampak penutupan bandara akibat perang Iran melawan AS dan Israel.-(Ilustrasi/ Dok. Kemenhaj)-

JAKARTA, NOMORSATUKALTIM - Ribuan jamaah umrah asal Indonesia dilaporkan masih berada di Arab Saudi menyusul memanasnya situasi keamanan di kawasan Timur Tengah akibat konflik Iran dan Israel. 

Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan terus melakukan koordinasi guna menjamin keselamatan dan kenyamanan jamaah.

Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Pengelolaan Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH), tercatat sebanyak 58.873 jamaah umrah Indonesia saat ini masih berada di Arab Saudi.

Situasi di kawasan tersebut memanas setelah serangan udara yang diluncurkan Amerika-Israel terhadap Iran

BACA JUGA: 160 Orang Diperkirakan Tewas dalam Serangan Israel-AS ke Iran, 7 Lokasi di Teheran jadi Sasaran Rudal

BACA JUGA: Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Meninggal Dirudal, Siapa Pengganti Selanjutnya?

Kondisi itu memicu penutupan sejumlah bandara serta pembatalan penerbangan dari dan menuju Timur Tengah. Dampaknya, ribuan jamaah umrah terancam mengalami penundaan kepulangan ke Tanah Air.

Pemerintah RI meminta jamaah umrah yang saat ini berada di Arab Saudi beserta keluarga di Indonesia agar tetap tenang dan tidak panik. 

Kemenhaj bersama Kementerian Luar Negeri RI masih berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi, maskapai penerbangan, serta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak Arab Saudi, maskapai, dan PPIU agar jemaah yang tertunda kepulangannya dapat ditampung di hotel maupun tempat-tempat lain yang aman dan layak,” Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, Minggu (1/3/2026). 

BACA JUGA: Iran Kecam Serangan AS dan Israel, Ancam Balasan Tegas serta Desak Dewan Keamanan PBB Bertindak

BACA JUGA: Iran Balas Serangan Israel-Amerika, 1 Orang di Abu Dhabi Dilaporkan Tewas

Ia menambahkan, pemerintah berharap situasi segera kembali normal.

“Kami berharap kondisi segera normal dan semua pihak dapat menahan diri. Pemerintah akan terus memantau perkembangan dan mengambil langkah yang diperlukan demi keselamatan serta kenyamanan jemaah,” tutup Wamenhaj.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait