Pemkab Berau Minta Semua Pihak Kerja Sama Kembangkan Sektor Perkebunan

Pemkab Berau Minta Semua Pihak Kerja Sama Kembangkan Sektor Perkebunan

Kepala Dinas Perkebunan Berau, Lita Handini.-istimewa-

BERAU, NOMORSATUKALTIM - Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Berau, Lita Handini, mendorong seluruh pemangku kepentingan memaksimalkan kontribusi sektor perkebunan, bagi kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat.

Menurutnya, Berau memiliki tanah yang subur yang mendukung budidaya pertanian dan perkebunan.

"Berau memiliki komoditas unggulan perkebunan, meliputi kelapa sawit, lada, karet, kelapa dan kakao. Bahkan komoditas penunjang lainnya ada kopi, pala, aren, termasuk komoditas pangan dan hortikultura lainnya," kata Lita, Jumat (27/12/2024).

Dari data Dinas Perkebunan Berau, diketahui, saat ini areal tanam perkebunan di Berau yang terluas adalah komoditas sawit yang mencapai 151.386 hektar. Komoditas lainnya yakni kakao 987 hektar, lada 2.227 hektar, kelapa dalam seluas 2.341 hektar, serta karet luas 2.303 hektar.

BACA JUGA:Targetkan Pembangunan Cepat Selesai, Pemkab Berau Adakan Lelang Lebih Awal

BACA JUGA:Diskominfo Berau Terus Perkuat Pengawasan dan Pengamanan Informasi Digital

"Luasan ini terus bertambah seiring dengan meningkatnya harga komoditas perkebunan," ujarnya.

Menurut Lita, hal ini tentunya menjadikan para petani dan pekebun semakin bersemangat untuk menanam, terutama sawit dan kakao.

Para petani dan pekebun, telah memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan, pendapatan, dan kemajuan bagi perkebunan di daerah.

"Kami mengucapkan terima kasih, apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para petani dan pekebun yang ada di Kabupaten Berau," ucapnya.

BACA JUGA:Perum Bulog cabang Berau Jamin Stok Sembako Cukup Hingga Awal Tahun 2025

BACA JUGA:Gamalis Pastikan Selama Libur Nataru Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan Maksimal

Ia menegaskan, bahwa Pemkab Berau berkomitmen kuat untuk terus meningkatkan dan optimalisasi sektor hilir sumber daya dan pertanian dalam arti luas.

"Upaya ini berbasis kerakyatan dan kearifan lokal. Tentu ini juga diperkuat lewat program dan bantuan stimulan dan juga mewujudkan sektor ini dengan berbasis teknologi," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: