Bankaltimtara

Pemkab Paser Masih Kaji Penerapan WFH ASN, Prioritaskan Pelayanan Publik

Pemkab Paser Masih Kaji Penerapan WFH ASN, Prioritaskan Pelayanan Publik

ASN di lingkungan Pemkab Paser masih belum bisa WFH karena masih dalam kajian BKPSDM.-(Disway Kaltim/ Sahrul)-

Sejumlah sektor yang memiliki intensitas pelayanan tinggi, seperti tenaga kesehatan di RSUD Panglima Sebaya, tenaga pendidik, hingga layanan perizinan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), dinilai tetap membutuhkan kehadiran fisik.

“Pengkajian ini penting karena ada ASN yang bersinggungan langsung dengan pelayanan masyarakat. Itu tidak bisa sepenuhnya dilakukan secara WFH,” jelasnya.

BACA JUGA: Perang Berkepanjangan, Prabowo Buka Opsi WFH Massal untuk Hemat BBM

BACA JUGA: Pemkab Kukar Tak Terapkan WFH untuk ASN, Sekda: Tidak Relevan di Daerah

Meski demikian, Lisnawi tidak menutup kemungkinan bahwa sebagian ASN di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan mulai menerapkan sistem kerja dari rumah, terutama bagi pegawai yang tugasnya bersifat administratif dan tidak berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan arahan dari pemerintah pusat yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi kerja, termasuk dalam hal penghematan energi.

“Insya Allah sangat dimungkinkan. Karena itu keputusan dari pusat guna penghematan energi,” pungkasnya. 

Pemkab Paser berharap dapat menemukan formulasi terbaik dalam penerapan WFH. Tujuannya tidak hanya mengikuti arahan pemerintah pusat, tetapi juga memastikan pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: