Rumor Barcelona Incar Odegaard, Pancingan Halus untuk Datangkan Haaland?
Rumor Barcelona Incar Odegaard, Pancingan Halus untuk Datangkan Haaland?-istimewa-Disway.id
NOMORSATUKALTIM - Rumor panas kembali mengguncang bursa transfer Eropa. Klub raksasa La Liga, Barcelona, dikabarkan tengah mengincar kapten Arsenal, Martin Odegaard, untuk memperkuat lini tengah mereka pada bursa transfer musim panas 2026.
Langkah mengejutkan ini bukan hanya soal memperkuat tim, tetapi juga diduga menjadi bagian dari strategi jangka panjang Barca untuk menggoda kompatriot Odegaard, Erling Haaland, agar mau bergabung ke Camp Nou di masa depan.
Menurut laporan sejumlah media Spanyol, Barcelona kini mulai memantau secara serius situasi kontrak dan performa Odegaard bersama Arsenal.
Gelandang asal Norwegia itu dianggap cocok dengan gaya permainan Xavi Hernández yang mengandalkan kreativitas dan kontrol bola di lini tengah.
BACA JUGA:Ducati Resmi Umumkan Nicolo Bulega Gantikan Marc Marquez di Sisa Musim MotoGP 2025
Sejak bergabung dengan Arsenal dari Real Madrid pada 2021, Odegaard berkembang pesat di bawah asuhan Mikel Arteta.
Dalam 205 pertandingan di semua kompetisi, pemain berusia 26 tahun itu sudah menorehkan 41 gol dan 40 assist, catatan impresif yang menegaskan reputasinya sebagai salah satu gelandang kreatif terbaik di Eropa.
Martin Odegaard memulai karier profesionalnya di klub Norwegia, Stromsgodset, sebelum menarik perhatian Real Madrid pada 2015.
Namun, statusnya sebagai “anak ajaib” tidak serta merta menjamin tempat di skuad utama Los Blancos.
Ia lebih sering dipinjamkan ke klub lain seperti Heerenveen, Vitesse Arnhem, dan Real Sociedad, hingga akhirnya menemukan performa terbaiknya saat dipinjamkan ke Arsenal pada musim 2020/2021.
BACA JUGA:Meski Minim Fasilitas, Tim Hoki Berau Tetap Mantap Hadapi Pra Porprov 2025
Penampilan impresif di masa pinjaman membuat Arsenal memutuskan untuk mempermanenkan kontraknya pada Agustus 2021.
Sejak itu, Odegaard tumbuh menjadi figur penting dalam strategi Arteta. Bahkan, ia dipercaya mengenakan ban kapten Arsenal, menjadi simbol kepemimpinan generasi baru The Gunners.
Meski demikian, musim ini performa Odegaard sempat menurun akibat cedera otot yang membuatnya kehilangan konsistensi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

