Bupati Aulia Bantah Keuangan Kukar Defisit: Hanya Transfer Pusat yang Tertunda
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri menegaskan telah menyiapkan solusi untuk mengatasi penundaan transfer dari pemerintah pusat.-(Disway Kaltim/ Ari)-
“Masih ada hari kerja, jadi kami terus mengoptimalkan komunikasi dengan Kementerian Keuangan. Kami sudah bersurat dan menyampaikan kondisi daerah secara resmi,” sambungnya.
Sebagai langkah antisipasi jika dana transfer tersebut belum masuk tepat waktu, Pemkab Kukar telah menyiapkan skema terburuk atau worst case berupa pinjaman sementara ke Bank Kaltimtara untuk menjaga kelancaran arus kas daerah.
BACA JUGA: APDESI Kukar Tegaskan Siap Diaudit Bantah Aksi Kades di Jakarta Bermuatan Pribadi
BACA JUGA: Pengundian Lapak Rampung, Pedagang Mulai Tempati Pasar Tangga Arung Square
“Kita sudah mempersiapkan plan B. Kalau memang sampai akhir tahun dana itu belum bisa dicairkan, maka kita akan melakukan pinjaman sementara ke Bank Kaltimtara,” jelas Aulia.
Ia menekankan bahwa skema pinjaman tersebut bersifat sementara dan memiliki dasar hukum yang jelas, karena Pemkab Kukar akan menjaminkan Surat Keputusan Kementerian Keuangan terkait dana transfer yang memang telah menjadi hak daerah.
“Yang kita jaminkan ke Bankaltimtara adalah SK Kementerian Keuangan terkait dana transfer tersebut. Ketika dana dari pusat masuk ke kas daerah, langsung kita serahkan ke bank untuk pelunasan,” ungkapnya.
Aulia juga memastikan, seluruh langkah yang diambil pemerintah daerah bertujuan menjaga stabilitas keuangan daerah agar tidak mengganggu pelayanan publik, pembayaran kegiatan, maupun kewajiban lain yang telah berjalan.
BACA JUGA: 120 Personel dan 3 Posko Disiapkan Selama Natal dan Tahun Baru di Kukar
BACA JUGA: Penataan PKL Menjelang Operasional Pasar Tangga Arung, Jam Berdagang Diatur
Di tengah kondisi tersebut, Bupati Kukar menyampaikan bahwa realisasi anggaran daerah hingga saat ini telah berada di atas angka 85 persen, sehingga pemerintah daerah tetap optimistis target realisasi hingga akhir tahun dapat tercapai.
“Kalau sampai sekarang, realisasi kita sudah di atas 85 persen, dan kami optimistis sampai akhir tahun target tetap bisa tercapai,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

