Bankaltimtara

Israel Tingkatkan Serangan Sebabkan Gelombang Pengungsian, Presiden Kolombia: Sekutu dari Genosida

Israel Tingkatkan Serangan Sebabkan Gelombang Pengungsian, Presiden Kolombia: Sekutu dari Genosida

Ilustrasi. Pengungsi di jalur Gaza akibat serangan Israel beberapa waktu lalu.-Antara-

INSTANBUL, NOMORSATUKALTIM - Setelah Israel meningkatkan serangan dari arah utara dan selatan, gelombang pengungsian massal warga Palestina dari timur laut Kota Gaza kembali terjadi, Jumat 29 Agustus 2025 malam.

Israel memborbardir seluruh permukiman di wilayah tersebut hingga menyebabkan situasi di wilayah timur kota makin memburuk.

Dikutip dari Antara melansir Anadolu, Sabtu 30 Agustus 2025, sumber keamanan Palestina mengatakan, bahwa militer Israel memperluas penghancuran di wilayah selatan dan timur laut Kota Gaza dengan menggunakan robot bermuatan bahan peledak, artileri, dan serangan udara.

Ribuan warga mengungsi dari distrik timur laut menuju wilayah barat Kota Gaza atau lebih jauh ke selatan. Ia juga melaporkan penembakan tambahan di lingkungan al-Sabra, bagian selatan kota.

BACA JUGA: Bring Me The Horizon Kibarkan Bendera Palestina Saat Konser di Reading Festival Inggris, Aksinya Viral

BACA JUGA: Negara-negara Arab Minta Masyarakat Internasional Menekan Israel untuk Menghentikan Genosida di Gaza

Sementara hampir satu juta warga Palestina masih terjebak di dalam wilayah kantong Palestina itu. Serangan ini merupakan bagian dari rencana Israel yang disetujui awal bulan ini untuk secara bertahap merebut kembali Gaza, dimulai dari pusat kota yang merupakan daerah terpadat di wilayah tersebut.

UNRWA, Badan PBB untuk Pengungsi Palestina, memperingatkan, bahwa serangan brutal Israel itu dapat memaksa hingga satu juta warga kembali mengungsi dari rumah mereka.

Sementara itu, Presiden Kolombia Gustavo Petro mengatakan, bahwa membiarkan kondisi kemanusiaan di Jalur Gaza sama saja dengan tindakan anti-kemanusiaan.

“Siapa pun yang membiarkan genosida berarti anti-kemanusiaan; bahkan binatang buas pun tidak akan melakukan hal seperti itu,” tulis Petro di platform media sosial X, Jumat 29 Agustus 2025.

BACA JUGA: Perluas Serangan di Gaza dan Bangun Permukiman Baru di Tepi Barat, Israel Banjir Kecaman dari Negara Eropa

BACA JUGA: Militer Israel Perluas Serangan di Gaza, Jurnalis Al Jazeera Tewas

Petro juga membagikan rekaman video yang menunjukkan warga Palestina bergegas menuju konvoi bantuan kemanusiaan.

Dia juga menegaskan, bahwa orang-orang yang bersikap demikian hanyalah “sekutu dari genosida” dan “terasing secara spiritual dari bumi.”

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: