Pria Asal Samarinda Gondol Uang Jutaan Rupiah Milik Masjid di Sanga Sanga, Congkel Kotak Amal Terekam CCTV
Pelaku saat mencongkel kotak amal di masjid terekam CCTV.-istimewa-
KUTAI KARTANEGARA, NOMORSATUKALTIM – Pria asal Palaran, Kota Samarinda, nekat membobol kotak amal di Masjid Fathul Muin, Kelurahan Sarijaya, Kecamatan Sanga Sanga. Aksi tersebut membuat uang amal masjid yang mencapai jutaan rupiah raib.
Pelaku berinisial EDS (35) akhirnya diringkus aparat Polsek Sanga Sanga di rumah kontrakannya di Kelurahan Rawa Makmur, Kecamatan Palaran, pada Kamis 30 Oktober 2025 siang.
Polisi menyebut, pelaku bekerja di sebuah galangan kapal di Pulau Atas, Makroman, Samarinda dan terpaksa mencuri karena kesulitan ekonomi.
Kapolres Kukar, AKBP Khariul Basyar melalui Kapolsek Sanga Sanga, AKP Muhamad Zulhijah menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan Ketua Takmir Masjid Fathul Muin pada Minggu (14/9/2025).
BACA JUGA: Bobol Kotak Amal di 30 Masjid, Pemuda Asal Bontang Akhirnya Tertangkap Polisi
Dalam laporan itu, pengurus masjid menyadari kotak amal besar mereka telah rusak dan uang di dalamnya hilang.
“Estimasi uang yang hilang sekitar Rp2 juta hingga Rp3 juta karena kotak amal besar itu sudah 3 bulan belum dibuka,” ungkap AKP Zulhijah, Minggu 2 November 2025.
Dalam aksinya, pelaku datang seorang diri menggunakan sepeda motor Honda Blade warna oranye hitam.
Setelah memastikan kondisi masjid sepi, pelaku masuk ke dalam dan merusak 2 gembok pengaman pada kotak amal menggunakan alat sederhana sebelum membawa kabur uang di dalamnya.
BACA JUGA: Aksi Pencurian Sekarung Beras di Balikpapan Terekam CCTV, Polisi Belum Menerima Laporan
BACA JUGA: Bupati Kukar Tegaskan Tak Ada Mutasi dan TPP bagi PPPK Paruh Waktu Tahun Depan
“Pelaku beraksi dengan tenang dan meninggalkan lokasi tanpa menimbulkan kecurigaan. Dari hasil rekaman CCTV, terlihat jelas ciri-ciri dan motor yang digunakan,” kata AKP Zulhijah.
Hasil penyelidikan Unit Reskrim dan Unit Intelkam Polsek Sanga Sanga menunjukkan, pelaku memiliki motif ekonomi, yakni karena desakan kebutuhan hidup.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

