Bankaltimtara

Bontang Selatan Zona Merah Narkoba, Polres Ajak Warga Aktif Lindungi Remaja

Bontang Selatan Zona Merah Narkoba, Polres Ajak Warga Aktif Lindungi Remaja

Kapolres Bontang, AKBP Widho Anriano.-(Disway Kaltim/ Michael)-

BONTANG, NOMORSATUKALTIM - Kapolres Bontang, AKBP Widho Anriano mengatakan, satuan reserse Narkoba (Satresnarkoba) telah memetakan sejumlah wilayah yang mengalami kenaikan kasus narkotika. Hasilnya Kecamatan Bontang Selatan mengalami kenaikan kasus tertinggi. 

Bahkan, di daerah tersebut masuk dalam wilayah rawan peredaran narkoba. 

Bontang Selatan mencatat 36 tempat kejadian perkara (TKP). Ini angka yang cukup tinggi dan harus menjadi perhatian bersama,” kata AKP Widho, Rabu 24 Desember 2025. 

Dari jumlah tersebut, lanjutnya, Kelurahan Tanjung Laut Indah menjadi penyumbang terbanyak dengan 17 TKP. Disusul Kelurahan Tanjung Laut sebanyak 8 TKP. Serta Berbas Pantai, Satimpo, dan Bontang Lestari yang masing-masing mencatat 3 TKP. 

BACA JUGA: Kejari Bontang Musnahkan Barang Bukti, Mayoritas Kasus Narkotika

BACA JUGA: Pelajar di Bontang Terjerat Narkotika, Ini Pesan Wali Kota Neni

Sementara itu, Kecamatan Bontang Utara berada di urutan berikutnya dengan total 27 TKP yang tersebar di sejumlah kelurahan. Seperti Loktuan, Guntung, Gunung Elai, Bontang Baru, Api-Api, hingga Bontang Kuala. 

"Sedangkan untuk Kecamatan Bontang Barat relatif lebih rendah, dengan 3 TKP yang tercatat di Gunung Telihan dan Kelurahan Belimbing, " tambahnya. 

Menurutnya, tingginya angka kasus narkoba bukan sekadar statistik, melainkan alarm bahaya bagi masa depan generasi muda. 

“Narkoba adalah ancaman nyata. Dampaknya bukan hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan masa depan anak-anak kita,” tegasnya.

BACA JUGA: BNN Bontang Rehab 3 Pelajar Konsumsi Narkotika Sepanjang 2025, Ternyata Ini Penyebabnya

BACA JUGA: BNN Bontang: Pola Kerja Eksploitatif Dorong Penyalahgunaan Narkoba oleh Karyawan

Karena itu, ia ingin, untuk kasus narkoba ini, tidak hanya mengedepankan penegakan hukum, tetapi juga aktif mendukung program Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bontang. Yakni melalui edukasi dan sosialisasi. 

Caranya, dengan secara rutin turun ke sekolah-sekolah untuk memberikan pemahaman kepada pelajar tentang bahaya narkoba, dampak jangka panjang bagi kesehatan, serta konsekuensi hukum yang mengintai.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: