Benteng Pesisir Kaltim, Bontang Mangrove Park Bukan Sekedar Objek Wisata

Jumat 05-06-2026,07:01 WIB
Reporter : Mayang Sari
Editor : Tri Romadhani

BONTANG, NOMORSATUKALTIM - Kawasan mangrove di Kota Bontang, cukup pesat perkembangannya. Hingga dapat menjadi salah satu benteng yang cukup luas di kawasan pesisir.

Hamparan hutan bakau yang membentang di pesisir Kota Bontang terus menarik perhatian wisatawan.

Di tengah perkembangan kawasan industri dan perkotaan, Bontang Mangrove Park tumbuh menjadi salah satu destinasi unggulan Kalimantan Timur yang menawarkan pengalaman berbeda melalui perpaduan wisata alam, edukasi lingkungan, dan upaya konservasi.

Kawasan ekowisata ini menjadi salah satu contoh pengelolaan destinasi berbasis pelestarian alam yang berkembang di Kaltim.

Selain menghadirkan panorama pesisir yang khas, kawasan tersebut juga berperan menjaga ekosistem mangrove yang memiliki fungsi penting bagi lingkungan.
BACA JUGA:SPMB 2026 Balikpapan Berubah, Catat Perubahannya Apa Saja

Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Timur, Ririn Sari Dewi, menilai keberadaan Bontang Mangrove Park menunjukkan pengembangan sektor pariwisata dapat berjalan beriringan dengan upaya menjaga kelestarian alam.

“Bontang Mangrove Park menunjukkan pengembangan pariwisata tidak harus mengorbankan lingkungan. Kawasan ini justru tumbuh melalui upaya konservasi yang konsisten,” kata Ririn, Kamis (4/6/2026).

Menurut dia, keberhasilan pengelolaan kawasan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak.

Pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat lokal terlibat dalam menjaga sekaligus mengembangkan kawasan mangrove menjadi destinasi wisata yang bernilai ekonomi.

BACA JUGA:Pemprov Kaltim Pastikan Operasional Mal Lembuswana Tetap Jalan Meski BOT Berakhir

Model pengelolaan tersebut, bahkan mendapat perhatian dari Komisi IV DPR RI. Kawasan ini dinilai menjadi salah satu contoh pengembangan ekowisata berbasis konservasi yang dapat dijadikan rujukan bagi daerah lain.

“Model kolaborasi pariwisata seperti ini dapat direplikasi kabupaten/kota lainnya agar kekayaan alam daerah tetap lestari,” ujarnya.

Bontang Mangrove Park memiliki kawasan mangrove seluas 279 hektare. Pengunjung dapat menjelajahi area tersebut melalui jembatan kayu ulin sepanjang 2,15 kilometer yang membelah kawasan hutan bakau.

Jalur pejalan kaki itu menjadi daya tarik utama karena memungkinkan wisatawan menikmati suasana alami tanpa mengganggu habitat yang ada.

BACA JUGA:Disdikbud Balikpapan Perketat Pengawasan SPMB 2026, Sistem Online Diklaim Menutup Praktik Siswa Titipan

Kategori :