Andi Harun Pilih Rem Program demi Selamatkan TPP 17 Ribu Pegawai Pemkot
Pegawai ASN Pemkot Samarinda sedang apel.-istimewa-
SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM – Wali Kota Samarinda Andi Harun memastikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN tetap ditunaikan.
Meski saat ini di tengah kebijakan efisiensi anggaran dan seretnya transferan dari pusat.
Menurutnya, Pemkot Samarinda memilih menyesuaikan sejumlah program agar kesejahteraan sekitar 16 ribu hingga 17 ribu pegawai tidak terganggu.
Sekaligus menjaga pelayanan publik tetap berjalan optimal.
BACA JUGA:180 Warga Samarinda Positif HIV, Pemerintah Sediakan Obat Gratis
“Saya berkali-kali mengatakan bahwa berpemerintahan itu langkah pertamanya adalah patuh."
"Tetapi kepatuhan yang tidak dilandasi kesadaran hanya akan melahirkan kemarahan, protes, dan menyalahkan pihak lain. Jauh lebih baik kita berdamai dengan keadaan, melakukan mitigasi, dan menyesuaikan diri,” ujarnya,pada Kamis 23 Juni 2026.
Andi Harun menjelaskan kondisi fiskal yang dihadapi pemerintah daerah saat ini harus disikapi secara realistis.
Ia mengibaratkan pengelolaan APBD seperti mengatur keuangan rumah tangga yang harus menyesuaikan besarnya pengeluaran dengan kemampuan pendapatan yang tersedia.
Pemkot Samarinda pun terus berupaya menjaga kesehatan fiskal daerah, sembari menyelesaikan berbagai kewajiban yang masih harus dipenuhi.
BACA JUGA:Disdag Buka Peluang EO Gelar Event di Pasar Pagi Samarinda
Langkah itu dilakukan agar stabilitas keuangan tetap terjaga tanpa mengganggu hak-hak aparatur sipil negara.
Ia menegaskan kehati-hatian dalam mengelola anggaran dilakukan karena pemerintah tidak ingin pembayaran TPP menjadi terdampak.
Menurutnya, menjaga keberlangsungan TPP merupakan tanggung jawab bersama seluruh organisasi perangkat daerah, bukan hanya kepala daerah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
