Untuk diketahui, dr. Ramdhan Gautama yang merupakan dokter spesialis bedah saraf, bersama dr. Dadik sebagai dokter spesialis anestesi yang pernah mengabdi sebagai dokter umum di Puskesmas Makroman Samarinda sebelum melanjutkan pendidikan spesialis.
Sementara itu, rasa puas terhadap pelayanan yang diberikan juga disampaikan secara langsung oleh suami pasien, Zakaria. Ia menilai proses perawatan berjalan dengan baik sejak awal hingga pascaoperasi.
“Alhamdulillah dari perawatan semuanya ditangani dengan baik, tidak ada keluh kesah yang membuat kami resah selama masa pengobatan di RSUD IA Moeis,” ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Samarinda, dr. Ismid Kusasih, menyampaikan bahwa keberhasilan ini menjadi bagian dari peningkatan layanan kesehatan di Samarinda yang terus berkembang untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
BACA JUGA: Hanya Ada 8 di Indonesia, RS AWS Samarinda Punya Layanan Kedokteran Nuklir
“Layanan RSUD IA Moeis semakin memperluas akses layanan spesialistik bagi masyarakat Kota Samarinda, dan sebagai kota penyangga IKN, layanan kesehatan harus semakin lengkap,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa penguatan layanan ini juga akan berjalan seiring dengan kolaborasi rumah sakit lain di Kalimantan Timur, seperti RSUD AWS Samarinda dan RSUD Dr Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, guna memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang optimal dan merata.