Sejarah Baru! RSUD IA Moeis Samarinda Berhasil Operasi Tumor Otak Perdana

Rabu 29-04-2026,08:33 WIB
Reporter : Ari Rachiem
Editor : Hariadi

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM – RSUD IA Moeis Samarinda mencatat sejarah baru dalam layanan kesehatan, dengan keberhasilan melakukan operasi tumor otak untuk pertama kalinya.

Direktur Utama RSUD IA Moeis Samarinda, dr. Osa Rafshodia mengatakan operasi tumor otak dengan diagnosis cerebri lobus temporoparietal sinistra tersebut dilakukan oleh tim medis yang dipimpin dokter spesialis bedah saraf dan dokter spesialis anestesi, , pada Senin, 6 April 2026 lalu. 

Hasilnya menggembirakan, pasien dinyatakan stabil dan telah diperkenankan pulang ke rumah. Saat ini pasien terus menjalani pemantauan pascaoperasi melalui kunjungan langsung ke rumah.

“Ya, ini pertama kali rumah sakit IA Moeis mampu melaksanakan operasi tumor otak, dan kondisi pasien saat ini baik serta sudah pulang ke rumah,” ujarnya kepada Nomorsatukaltim, pada Selasa, 28 April 2026.

BACA JUGA: Pemkot Samarinda akan Tingkatkan RSUD IA Moeis Menjadi Rumah Sakit Bertaraf Internasional

Ia menjelaskan, keberhasilan ini tidak terlepas dari kehadiran dokter spesialis bedah saraf yang baru menyelesaikan pendidikan pada akhir tahun 2025, serta dukungan fasilitas yang terus dilengkapi untuk memenuhi standar tindakan medis yang kompleks.

“Faktor utama yang sangat dominan adalah kita memiliki dokter spesialis bedah saraf, dr. Ramdhan Gautama, yang baru lulus akhir tahun 2025, sehingga layanan ini bisa kita mulai,” jelasnya.

Menurutnya, selain sumber daya manusia, kesiapan sarana dan prasarana menjadi kunci penting dalam pelaksanaan operasi tersebut, termasuk kelengkapan ruang operasi dan peralatan medis yang sesuai dengan standar bedah saraf.

“Kita juga melengkapi sarana prasarana, mulai dari alat hingga prosedur dan kelengkapan ruang operasi yang harus dipenuhi, sehingga layanan ini bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya.

BACA JUGA: Update Pembangunan RSUD AMS II, Pemprov Kaltim Fokus Tuntaskan Izin

Ia menambahkan bahwa rumah sakit telah menyediakan alat khusus berupa craniotomy set, yakni perangkat bedah saraf yang digunakan untuk membuka tulang tengkorak dalam prosedur kraniotomi, yang menjadi bagian penting dalam operasi tumor otak tersebut.

“Kita sudah memiliki alat craniotomy set, dan itu baru kita adakan setelah dokter spesialisnya tersedia, sehingga kemampuan operasi bisa kita jalankan,” terangnya.

Lebih lanjut, pihak rumah sakit juga telah mengajukan penambahan alat serupa kepada Kementerian Kesehatan, dan permohonan tersebut telah disetujui untuk meningkatkan kapasitas layanan di masa mendatang.

Ke depan kemampuan operasi akan semakin berkembang setelah alat tersebut datang,” katanya.

BACA JUGA: RSUD AWS Samarinda Siap Menjadi Pusat Transplantasi Ginjal di Kaltim

Kategori :