Bankaltimtara

Pemkab PPU Target Lunasi Utang Rp221 Miliar Sebelum Lelang Proyek Baru

Pemkab PPU Target Lunasi Utang Rp221 Miliar Sebelum Lelang Proyek Baru

Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin. -(Disway Kaltim/ Awal)-

PENAJAM PASER UTARA, NOMORSATUKALTIM – Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) menargetkan pelunasan utang sebesar Rp221 miliar kepada pihak ketiga sebelum memulai lelang proyek tahun anggaran 2026.

Langkah ini dilakukan agar beban keuangan daerah tidak menumpuk dan pelaksanaan program pembangunan berjalan lebih sehat.

Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, mengatakan pelunasan utang menjadi prioritas utama sebelum kegiatan baru dilelang.

"Insyaallah bulan depan kita upayakan terbayar. Kita sesuaikan dengan dana yang ada. Target kita adalah menyelesaikan utang lama sebelum pelelangan kegiatan tahun 2026 dimulai, agar beban anggaran tidak bertumpuk di masa depan," katanya, Kamis 30 April 2026.

BACA JUGA: Setelah 8 Tahun, Utang Pemkab PPU Rp348 Miliar di PT SMI Akhirnya Lunas

BACA JUGA: RSUD Abdul Rivai Terjerat Utang Rp 38 Miliar, Ini Kata Direksi

Ia menjelaskan, sebelumnya kewajiban kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) telah diselesaikan. Saat ini, fokus pemerintah daerah tertuju pada utang kepada pihak ketiga yang tersisa sekitar Rp221 miliar.

Kebijakan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD PPU terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025, Kamis, 30 April 2026.

Dalam forum tersebut, Pemkab PPU juga menerima ratusan rekomendasi dari DPRD sebagai bahan evaluasi kinerja pemerintah daerah.

Waris memastikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) akan segera menindaklanjuti rekomendasi tersebut guna meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan.

BACA JUGA: Data Pengangguran PPU Beda antara BPS dan Disnakertrans, Peminat Job Fair Rendah

BACA JUGA: Kaya Diksi, 3 Siswi SMA Rajai Lomba Jurnalistik FLS3N PPU 2026

Di tengah tantangan keterbatasan anggaran, Pemkab PPU juga menyiapkan strategi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Salah satu fokusnya adalah optimalisasi pajak di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), khususnya di Kecamatan Sepaku.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: