Pasar Tradisional Dinilai sebagai Kunci Ekonomi, DPRD Kutai Barat Minta Perhatian Serius

Rabu 18-03-2026,18:29 WIB
Reporter : Eventius Suparno
Editor : Didik Eri Sukianto

“Pemerintah daerah perlu meningkatkan pengawasan dan koordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok,” ujarnya.

Rita menambahkan, tanpa pengawasan yang ketat, lonjakan harga bahan pokok berpotensi terjadi dan dapat membebani masyarakat.

Oleh karena itu, pemerintah daerah diharapkan mampu mengantisipasi kondisi tersebut melalui langkah-langkah konkret.

Ia juga mendorong agar pemerintah daerah menggelar kegiatan bazar murah sebagai salah satu solusi dalam menjaga daya beli masyarakat.

BACA JUGA: 70–80 Persen Pasokan Bergantung Luar Daerah, Harga Pangan Kaltim Sensitif Jelang Lebaran

Menurutnya, kegiatan tersebut terbukti efektif dalam membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Pemerintah daerah juga perlu menggelar kegiatan seperti bazar murah agar masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” katanya.

Selain itu, Rita turut mengajak perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kutai Barat untuk ikut berperan aktif dalam kegiatan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Keterlibatan pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial dinilai dapat memperkuat upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi.

BACA JUGA: Pemkab Kutai Barat Dorong Penguatan Peran Bankaltimtara untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

“Perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kubar juga diharapkan dapat berpartisipasi dalam kegiatan sosial yang langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap, dengan adanya kolaborasi antara pemerintah daerah, pihak swasta, dan masyarakat, pasar tradisional di Kutai Barat dapat terus berkembang dan tetap menjadi pusat ekonomi yang kuat.

“Dengan sinergi semua pihak, pasar tradisional tidak hanya bertahan, tetapi juga bisa berkembang dan menjadi pilihan utama masyarakat,” tutupnya.

Kategori :