“Koordinasi antara pemerintah dan Pokdarwis sangat penting agar wisatawan yang datang dapat merasakan pengalaman yang aman, nyaman, dan menyenangkan,” ujarnya.
Ia berharap, dengan dukungan berbagai pihak serta pengelolaan yang terus diperbaiki, Jantur Inar dapat berkembang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kutai Barat.
Selain memiliki potensi keindahan alam yang menarik, kawasan tersebut juga dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat yang tetap menjaga kelestarian lingkungan.
“Harapannya, Jantur Inar bisa menjadi contoh pengelolaan objek wisata berbasis partisipasi masyarakat sekaligus tetap terjaga kebersihannya,” kata Sumardi.