BACA JUGA:Pemkab Kutai Barat Dorong Penguatan Peran Bankaltimtara untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi
“Pokdarwis nantinya yang akan membantu pengelolaan di lapangan, seperti retribusi masuk, parkir, hingga menjaga kebersihan kawasan wisata,” ujarnya.
Selain itu, Dinas Pariwisata Kutai Barat juga memberikan dukungan terhadap sejumlah fasilitas penunjang di kawasan wisata tersebut.
Dukungan tersebut dilakukan agar pengunjung yang datang ke Jantur Inar dapat menikmati fasilitas yang lebih memadai serta merasa aman dan nyaman selama berada di lokasi.
“Kami juga memberikan dukungan terhadap beberapa sarana penunjang yang ada di sana,” jelasnya.
Sumardi menambahkan, pemerintah daerah juga terus melakukan koordinasi dengan berbagai Pokdarwis yang ada di Kabupaten Kutai Barat.
Hal ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi meningkatnya kunjungan wisatawan, terutama menjelang libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Menurutnya, kesiapan pengelolaan objek wisata menjadi hal penting agar setiap lokasi wisata yang ada di Kubar, mampu memberikan pelayanan yang baik kepada pengunjung.
Dalam pertemuan tersebut, salah satu hal yang menjadi perhatian utama adalah kebersihan kawasan wisata.
Dinas Pariwisata Kubar pun menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Sebagai bagian dari upaya menciptakan destinasi wisata yang nyaman dan menarik bagi pengunjung.
“Kami sudah melakukan rapat bersama seluruh Pokdarwis di Kutai Barat untuk membahas persiapan menghadapi libur Idul Fitri, terutama terkait kebersihan kawasan wisata,” katanya.
Ia menegaskan bahwa koordinasi antara pemerintah daerah dan kelompok masyarakat yang terlibat dalam pengelolaan wisata sangat penting.
Dengan kerja sama yang baik, pengelolaan objek wisata diharapkan dapat berjalan lebih optimal.
Menurut Sumardi, pendekatan pengelolaan yang melibatkan masyarakat tidak hanya membantu menjaga keberlanjutan kawasan wisata, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga sekitar.
BACA JUGA:120 Kasus Campak Ditemukan di Bontang Sejak Awal Tahun