OBU Wilayah VII Balikpapan Catat 436 Ribu Penumpang Selama Periode Lebaran 2026
Suasana keberangkatan penerbangan di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. -Chandra/ Disway Kaltim-
BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM – Otoritas Bandar Udara (OBU) Wilayah VII Balikpapan mencatat total pergerakan penumpang angkutan udara mencapai 436.541 orang selama pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran 2026, yang berlangsung sejak 13 Maret hingga 30 Maret 2026.
Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Balikpapan, Ferdinan Nurdin, menjelaskan posko tersebut digelar untuk memastikan kelancaran operasional penerbangan selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran.
Posko melibatkan berbagai pemangku kepentingan serta instansi terkait di Kota Balikpapan.
“Pelaksanaan Posko Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Balikpapan dalam rangka Angkutan Lebaran Tahun 2026 dilaksanakan di Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan sejak tanggal 13 Maret sampai dengan 30 Maret 2026 dengan melibatkan kolaborasi dan sinergi bersama para stakeholder serta instansi terkait,” ujar Ferdinan saat ditemui usai penutupan Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026, Senin 30 Maret 2026.
Sebelum masa operasional posko dimulai, tim dari beberapa bidang di lingkungan Otoritas Bandar Udara Wilayah VII telah melakukan monitoring untuk memastikan kesiapan operasional bandar udara di wilayah kerjanya.
Ferdinan menjelaskan bahwa monitoring tersebut dilakukan oleh Tim Bidang Navigasi Penerbangan, Bandar Udara, dan Keamanan Penerbangan guna mengecek kesiapan fasilitas, infrastruktur, serta aspek keamanan menghadapi lonjakan mobilitas penumpang saat Lebaran.
Selain kesiapan infrastruktur, OBU Wilayah VII juga memantau penerapan kebijakan potongan tarif penumpang angkutan udara selama periode angkutan Lebaran 2026.
Berdasarkan hasil monitoring Tim Bidang Angkutan Udara, kebijakan tersebut telah dilaksanakan oleh 12 badan usaha angkutan udara niaga berjadwal yang melayani wilayah kerja Otoritas Bandar Udara Wilayah VII.
Dari sisi keselamatan penerbangan, pengawasan dilakukan melalui kegiatan ramp inspection atau pemeriksaan langsung terhadap pesawat.
Tim Bidang Kelaikudaraan melaksanakan ramp inspection di empat bandar udara, yakni Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Bandar Udara APT Pranoto Samarinda, Bandar Udara Tjilik Riwut Palangka Raya, serta Bandar Udara Juwata Tarakan.
“Dari aspek keselamatan penerbangan, hingga tanggal 29 Maret 2026 tercatat sebanyak 360 pesawat telah dilakukan rampcheck,” kata Ferdinan.
Ia menyebutkan capaian tersebut menempatkan OBU Wilayah VII pada peringkat kedua secara nasional setelah Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKKPU) dalam pelaksanaan ramp inspection selama periode Lebaran tahun ini.
Berdasarkan data posko dari tujuh bandara pantauan OBU Wilayah VII, yakni BPN (Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan), AAP (Bandar Udara APT Pranoto Samarinda), PKY (Bandar Udara Tjilik Riwut Palangka Raya), PKN (Bandar Udara Iskandar Pangkalan Bun), TRK (Bandar Udara Juwata Tarakan), BEJ (Bandar Udara Kalimarau Berau), dan SMQ (Bandar Udara Haji Asan Sampit),
tercatat pergerakan pesawat kedatangan mencapai 1.955 pesawat dan keberangkatan sebanyak 1.970 pesawat. Sementara itu, pergerakan penumpang mencatat kedatangan sebanyak 189.141 orang dan keberangkatan 247.400 orang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
