Menurut Rudi, daya tarik Gunung ES semakin kuat berkat peran media sosial. Foto dan video panorama lautan awan yang diunggah pengunjung membuat lokasi ini semakin dikenal luas.
Promosi alami melalui unggahan wisatawan dinilai sangat membantu memperkenalkan potensi wisata daerah.
“Media sosial punya peran besar. Orang lihat foto sunrise dan kabut tebal itu, langsung penasaran ingin datang sendiri,” tuturnya.
Selain panorama awan, suasana sejuk dan alami menjadi nilai tambah tersendiri. Udara segar khas pegunungan serta hamparan perbukitan hijau menghadirkan ketenangan yang sulit ditemukan di perkotaan.
Banyak pengunjung memilih berkemah untuk menikmati suasana lebih lama.
BACA JUGA:Pengiriman Minyak Global Via Selat Hormuz Terancam Dihentikan, 8 Negara Timur Tengah Tutup Bandara
BACA JUGA:Mudik Gratis Kemenhub 2026 Dibuka Mulai 1 Maret, Cek di Sini Panduan dan Jadwal Keberangkatan
“Kalau cuaca cerah, malamnya juga indah sekali. Bintang terlihat jelas. Jadi bukan cuma pagi hari yang menarik,” ungkap Rudi.
Ia menambahkan, keberadaan Gunung S juga mulai memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar Kampung Lakan Bilem.
Beberapa warga membuka usaha kecil seperti warung sederhana, penyewaan tenda, hingga jasa pemandu bagi pengunjung yang baru pertama kali datang.
“Warga sudah mulai merasakan manfaatnya. Ada yang jual kopi, mie instan, dan kebutuhan sederhana untuk pendaki. Ini peluang yang bagus kalau dikelola dengan baik,” jelasnya.
Meski demikian, Rudi mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian alam kawasan tersebut.
Ia berharap pengunjung tetap menjaga kebersihan dan tidak merusak lingkungan demi keberlanjutan destinasi wisata itu.
“Keindahan Gunung S ini harus kita jaga bersama. Jangan buang sampah sembarangan. Kalau alamnya rusak, daya tariknya juga akan hilang,” tegasnya.
Ia juga berharap ada perhatian lebih dari pemerintah daerah terkait peningkatan akses dan fasilitas pendukung.
Menurutnya, perbaikan infrastruktur jalan dan penataan area puncak akan membuat pengunjung lebih nyaman tanpa mengurangi keaslian alamnya.