Warung Boleh Jual Beras SPHP, Pemkab Berau Tekankan Harga Tak Lewat Batas

Senin 23-02-2026,08:30 WIB
Reporter : Maulidia Azwini
Editor : Hariadi

Langkah ini diharapkan dapat menjaga keseimbangan antara ketersediaan pasokan dan harga di pasaran, sehingga distribusi beras SPHP tetap efektif dan tepat sasaran.

Selain mengandalkan distribusi SPHP, pengendalian harga juga diperkuat melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM). 

BACA JUGA: Harga Pakan Tembus Rp400 Ribu per Karung, Pembudidaya Ikan Keramba Berau Putar Otak

BACA JUGA: Dianggap Ganggu Estetika Cagar Budaya, Pasar Barambang Berau Terpaksa Dihentikan Sementara

Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menjaga keterjangkauan bahan pokok bagi masyarakat.

Rakhmadi menyebutkan bahwa pelaksanaan GPM tidak hanya bersifat sementara. Kegiatan ini akan terus dilanjutkan dengan cakupan wilayah diperluas hingga ke kampung-kampung agar distribusi pangan lebih merata.

“Meskipun sebelumnya cuma dilaksanakan dua hari saja, kegiatan serupa akan dilakukan secara berkala supaya distribusi pangan bisa menjangkau lebih banyak masyarakat, terutama di wilayah kampung,” tegasnya.

Ia menargetkan stabilitas harga tetap terjaga, seiring dengan upaya pemerataan distribusi yang menyasar hingga ke wilayah kampung. Dengan demikian, manfaat program diharapkan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

BACA JUGA: Penyesuaian MBG saat Ramadan, BGN Berau Siapkan Menu Kering dan Sistem Rapelan

BACA JUGA: Perbaikan Segera Dimulai, Jembatan Pulau Besing Berau akan Ditutup Total

“Targetnya, harga tetap terkendali dan masyarakat di kampung juga bisa merasakan manfaatnya,” pungkasnya.

Kategori :