Data 40 Ribu UMKM di Kukar Diverifikasi, Sebaran Wilayah Belum Merata

Minggu 15-02-2026,17:38 WIB
Reporter : Ari Rachiem
Editor : Didik Eri Sukianto

KUTAI KARTANEGARA, NOMORSATUKALTIM – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Kutai Kartanegara (DiskopUKM Kukar) melakukan verifikasi terhadap 40.776 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Sekitar 1.000 data telah diperbarui, di tengah temuan sebaran UMKM yang masih belum merata di setiap Kecamatan.

Kepala Bidang Pengembangan UMKM DiskopUKM Kukar, Santi Efendi menjelaskan, bahwa jumlah 40.776 pelaku usaha yang tercatat saat ini masih dalam proses verifikasi ulang karena tidak seluruhnya aktif menjalankan usaha setiap hari.

“Saat ini proses verifikasi sedang berjalan. Kami ingin memastikan mana yang benar-benar aktif dan tidak. Kurang lebih ada sekitar 1.000 data pelaku usaha yang terupdate,” ujar Santi Efendi saat ditemui, Minggu, 15 Februari 2026.

BACA JUGA: Pemkab Kutim Rancang Rencana Pembangunan Industri, Hilirisasi dan UMKM jadi Prioritas

BACA JUGA: Jelang Tahun Baru Imlek 2577, Penjualan Ornamen dan Pernak Pernik di Samarinda Menggeliat

Ia menerangkan, bahwa proses verifikasi dilakukan dengan metode by name by address. Tim lapangan mendatangi langsung pelaku UMKM untuk memastikan identitas, alamat, serta aktivitas usaha masih berjalan, lalu menginput data tersebut secara real time ke dalam sistem.

Menurut Santi, proses ini telah berjalan sejak Juni 2025 dan dilakukan bertahap di seluruh kecamatan agar data yang dimiliki pemerintah benar-benar akurat. Hal itu penting sebagai dasar penyusunan program pelatihan dan bantuan usaha yang tepat sasaran.

Ia mengungkapkan, bahwa sebaran UMKM di Kukar belum merata karena jumlah pelaku usaha cenderung terkonsentrasi di kecamatan dengan jumlah penduduk besar dan aktivitas ekonomi yang lebih tinggi.

“Jumlah UMKM masih didominasi Kecamatan Tenggarong, saat ini tercatat sekitar 4.300-an UMKM, namun angka ini masih dalam proses validasi,” ungkap Santi.

BACA JUGA: Dirut Varia Niaga: Teluk Lerong Space Tekan Parkir Liar, Gerakkan UMKM

BACA JUGA: Prabowo di Indonesia Economic Outlook 2026: Permudah Ekspor dan Regulasi untuk Dongkrak Ekonomi 8 Persen

Kecamatan Tenggarong menjadi wilayah dengan pelaku UMKM terbanyak karena faktor kepadatan penduduk serta pusat aktivitas pemerintahan dan perdagangan.

Kondisi ini menjadi perhatian DiskopUKM Kukar karena pemerataan pertumbuhan UMKM dinilai penting untuk mendorong keseimbangan ekonomi antarwilayah serta membuka peluang usaha baru di kecamatan yang potensinya belum tergarap maksimal.

Selain memverifikasi jumlah dan status keaktifan usaha, DiskopUKM Kukar juga berencana menambahkan data pendapatan UMKM serta titik koordinat lokasi usaha ke dalam sistem.

Kategori :