Bankaltimtara

Fasilitas Keselamatan Sirkuit Mandalika Ditingkatkan, Suspensi Safety Car Diperbaiki

Fasilitas Keselamatan Sirkuit Mandalika Ditingkatkan, Suspensi Safety Car Diperbaiki

Suspensi safety car Sirkuit Mandalika diperbaiki.-IST/Antara-

LOMBOK TENGAH, NOMORSATUKALTIM - Fasilitas keselamatan di Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) jelang dimulainya musim 2026, salah satunya melakukan perbaikan suspensi safety car.

Manager Motorsport Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Denny Pribadi mengatakan, peningkatan standar keselamatan balap di Pertamina Mandalika International Circuit, fokus peningkatan pada kendaraan vital dalam setiap event balap safety car.

Ia mengatakan, penggantian suspensi safety car dari standar pabrikan ke suspensi ohlins adjustable coil-over khusus sirkuit bukan sekadar modifikasi teknis, melainkan bagian dari strategi peningkatan performa operasional dan respons darurat di lintasan.

"Alasan utama penggantian suspensi adalah kebutuhan akan stabilitas saat safety car melaju dalam kecepatan tinggi, terutama ketika melintasi tikungan," katanya dikutip dari Antara, Sabtu, 14 Februari 2026.

BACA JUGA: Jadwal MotoGP 2026 Terbaru: Brasil Kembali ke Kalender, Mandalika di Bulan Oktober

BACA JUGA: Lorenzo Komentari Hasil Tes MotoGP Sepang: Honda Ada Kemajuan, Ducati Selangkah di Depan

Tujuannya, kata dia, agar safety car atau fast doctor lebih stabil ketika dibawa ngebut di tikungan, sehingga tidak terlalu jauh di belakang mobil atau motor balap.

Dia mengatakan, peran safety car di Mandalika bukan hanya mengendalikan laju rombongan pembalap saat insiden terjadi, tetapi juga membawa dokter sebagai penolong pertama ketika terjadi kecelakaan.

"Karena itu, kecepatan dan kestabilan menjadi faktor yang tidak bisa ditawar," katanya. Jika safety car tertinggal terlalu jauh, maka waktu respons terhadap insiden bisa terhambat.

Dalam konteks balap internasional, setiap detik sangat krusial. Karakter lintasan Mandalika yang memiliki 17 tikungan menjadi pertimbangan teknis penting dalam keputusan ini.

BACA JUGA: 2 Pelatih Lokal Ditunjuk PSSI Dampingi John Herdman di Timnas Indonesia, Diharapkan Bisa Serap Ilmu

BACA JUGA: Tekuk SMAN 16 Samarinda di Babak Fantastic Four, Tim Putri SMAN 3 Samarinda Melaju ke Final

"Banyaknya tikungan cepat menuntut kendaraan pengawal memiliki handling presisi serta kontrol body roll yang baik," katanya.

Dia menegaskan, bahwa pada suspensi standar pabrikan yang belum menggunakan sistem adjustable coil-over mobil cenderung kurang optimal saat dipacu agresif di tikungan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: antaranews