Penduduk Berau Tembus 308 Ribu Jiwa, Disumbang Migrasi Pekerja

Selasa 10-02-2026,08:00 WIB
Reporter : Maulidia Azwini
Editor : Hariadi

BERAU, NOMORSATUKALTIM — Jumlah penduduk Kabupaten Berau terus menunjukkan tren meningkat. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Berau mencatat total penduduk pada 2025 mencapai 308.020 jiwa, meningkat sekitar 9.000 jiwa dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Disdukcapil Berau, David Pamuji, melalui Kepala Bidang Pendataan dan Pendaftaran Penduduk, Jhon Frihandany, merinci jumlah tersebut terdiri dari 163.632 laki-laki dan 144.388 perempuan.

“Kalau dibandingkan 2024 yang berkisar 299.005 jiwa, maka tahun ini ada kenaikan kurang lebih 9.000 jiwa,” ujar Jhon kepada Nomorsatukaltim, Senin 9 Januari 2026.

Ia menjelaskan, persebaran penduduk masih didominasi wilayah perkotaan dan kecamatan penyangga ibu kota kabupaten. 

BACA JUGA: Populasi Penduduk PPU 203.661 Jiwa di 2025, 41 Ribu Jiwa Berpotensi Lepas ke IKN

BACA JUGA: Jumlah Penduduk Kabupaten Paser Naik 8 Persen, Disumbang Pendatang dari Luar Daerah

Tanjung Redeb menempati posisi tertinggi dengan 79.322 jiwa, disusul Sambaliung 49.365 jiwa, Teluk Bayur 37.995 jiwa, dan Gunung Tabur 34.890 jiwa.

Sementara kecamatan lainnya yakni Segah 21.367 jiwa, Talisayan 19.039 jiwa, Pulau Derawan 15.305 jiwa, Batu Putih 10.658 jiwa, Biatan 10.510 jiwa, Tabalar 8.639 jiwa, Kelay 8.580 jiwa, Biduk Biduk 8.276 jiwa, dan Maratua 4.036 jiwa.

“Persebarannya tidak jauh berbeda dibanding tahun sebelumnya, di mana konsentrasi penduduk masih terpusat di kecamatan terdekat dengan pusat pemerintahan dan ekonomi,” katanya.

Secara rata-rata, pertambahan penduduk Berau mencapai 8.000 hingga 10.000 jiwa per tahun, atau sekitar 4.000 jiwa setiap semester. 

BACA JUGA: Jumlah Penduduk Meningkat, Kursi DPRD Berau Diproyeksi Bertambah

BACA JUGA: Pertumbuhan Penduduk Balikpapan Melambat, Semester I 2025 Hanya 5.177 Jiwa

Angka tersebut dihitung dari selisih kelahiran dan kematian, ditambah penduduk datang serta dikurangi penduduk yang keluar daerah.

Namun demikian, pertumbuhan penduduk tidak hanya dipengaruhi angka kelahiran. Arus perpindahan masuk dinilai menjadi faktor dominan, terutama karena alasan pekerjaan.

“Permohonan pindah ke Berau paling banyak karena pekerjaan. Biasanya diikuti anggota keluarga istri, anak, bahkan kerabat sehingga cukup memengaruhi pertumbuhan penduduk,” jelasnya.

Kategori :