Operasional Kapal Pengangkut Sampah Terkendala Minimnya SDM, DLHK Berau Butuh Minimal 8 Orang Lagi
Kapal pengangkut sampah milik pemerintah Kabupaten Berau.-Dok. Nomorsatukaltim-
BERAU, NOMORSATUKALTIM - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Berau mengakui operasional kapal pengangkut sampah sungai saat ini belum berjalan optimal akibat keterbatasan sumber daya manusia (SDM).
Keterbatasan tersebut dinilai berdampak pada belum maksimalnya penanganan sampah di aliran sungai, terutama di kawasan tepian kota yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi.
Sebelumnya, keberadaan kapal pengangkut sampah yang menelan anggaran sekitar Rp170 juta per unit dengan kapasitas angkut hingga 4 ton itu diproyeksikan sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan kebersihan.
Hal ini mengingat volume sampah di sepanjang aliran sungai, khususnya di kawasan pusat kuliner tepian Jalan Pulau Derawan dan Jalan Ahmad Yani, terbilang cukup tinggi.
BACA JUGA: Bupati Berau Minta Kapal Sampah Dilengkapi Konveyor, DLHK Siapkan Langkah Modifikasi Secepatnya
BACA JUGA: Menteri LH Larang Penggunaan Insinerator Mini, DLHK Berau Klaim Lakukan Uji Emisi Ketat
Namun belakangan, operasional armada tersebut sempat menjadi sorotan Bupati Berau karena dinilai belum mampu menekan penumpukan sampah di kawasan tepian secara maksimal sehingga berdampak pada kebersihan dan estetika ruang publik.
Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Kebersihan serta Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLHK Berau, Helmi menegaskan, armada pengangkut sampah tetap dioperasikan secara rutin, terutama untuk pembersihan di aliran Sungai Kelay dan Segah.
Hanya saja, frekuensi operasional masih terbatas karena kekurangan petugas lapangan.
“Untuk kapal pengangkut sampah itu, kami melakukan pembersihan di Sungai Kelay dan Segah tiga kali dalam seminggu karena saat ini kami masih terbatas petugas di lapangan,” ujarnya belum lama ini.
BACA JUGA: Sampah Diprediksi Melojak saat Ramadhan, DLHK Berau Berencana Tambah Petugas dan Jam Angkut
BACA JUGA: DLHK Berau Tambah Insenerator Kapasitas 3 Ton di Talisayan Tahun ini
Menurut Helmi, dari sisi sarana dan prasarana, DLHK sebenarnya telah memiliki armada yang memadai. Saat ini terdapat tiga unit perahu pengangkut sampah sungai yang siap dioperasikan.
Akan tetapi, kebutuhan personel untuk mengoperasikan seluruh armada tersebut belum dapat terpenuhi tahun ini akibat terkendala efesiensi anggaran.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

