Kampung Buyung-Buyung Disiapkan Jadi Sentra Terasi Berau
Rumah produksi terasi di Kampung Buyung-Buyung, Kecamatan Tabalar, Kabupaten Berau.-(Foto/ Istimewa)-
BERAU, NOMORSATUKALTIM - Kampung Buyung-Buyung Kecamatan Tabalar, disiapkan menjadi sentra terasi Kabupaten Berau.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau, Eva Yunita mengatakan, bahwa pembangunan satu unit rumah produksi terasi di Kampung Buyung-Buyung pada 2025 lalu menjadi langkah strategis dalam membangun industri terasi berbasis masyarakat.
Menurutnya, meski baru satu unit terealisasi dari 7 yang direncanakan, fasilitas tersebut langsung diprioritaskan untuk dimanfaatkan agar memberi dampak ekonomi nyata.
“Kita mendapatkan bantuan dari Bank Indonesia (BI) sehingga harus segera dimanfaatkan,” kata Eva, pada Minggu, 8 Februri 2026.
BACA JUGA: 3 Kampung Jadi Sentra Pengembangan Hilirisasi Kakao Berau, Kerja Sama Disbun dan Diskoperindag
BACA JUGA: Dapat Dukungan KKP, Kabupaten PPU Siap Jadi Sentra Perikanan Modern
Ia mengungkapkan, bahwa unit yang telah selesai dibangun diprioritaskan untuk fungsi pencetakan dan pengemasan.
Hal ini sejalan dengan dukungan dari Bank Indonesia yang memang mendorong agar fasilitas yang sudah tersedia dapat segera dimanfaatkan dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.
“Yang terpenting unit yang sudah ada ini bisa langsung segera dimanfaatkan,” imbuhnya.
Adapun konsep yang dibangun dengan kolaborasi antarkampung melalui rumah produksi tersebut. Dengan pemanfaatan bahan setengah jadi dari kampung lain, seperti Kampung Semurut.

Kampung Buyung-Buyung Kecamatan Tabalar, Kabupaten Berau disiapkan menjadi sentra terasi Berau.-(Foto/ Istimewa)-
BACA JUGA: PMII Samarinda Dorong Penataan Polder Air Hitam Jadi Kawasan Wisata dan Sentra UMKM.
BACA JUGA: Disbun Perkuat Pengembangan Kakao Sentra Produksi Kaubun dan Karangan
"Rantai produksi terasi tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling menguatkan. Yang diharapkan mampu menciptakan ekosistem industri kecil yang lebih efisien dan berkelanjutan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

