Disdag Samarinda, lanjut Nurrahmani, akan terus melakukan pemantauan dan koreksi di lapangan untuk memastikan tidak terjadi tumpang tindih antara pedagang grosir dan eceran.
Namun, dia menegaskan bahwa pengaturan tersebut tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat.
“Tidak mungkin mengatur dalam satu dua hari. Ini perlu keberlangsungan terus-menerus. Kalau ekosistemnya sudah hidup, nanti dengan sendirinya pedagang akan bergerak ke atas,” pungkasnya.