"Pokoknya dia (desa) tidak boleh terisolir. Itu dulu yang saya kejar," tambah Dody.
BACA JUGA: 5 Investor Baru Masuk IKN, Proyek Dimulai Pertengahan 2026
BACA JUGA: Sekda Kukar Pastikan Pergeseran ASN Daerah ke IKN Tak Ganggu Birokrasi Daerah
Berdasarkan pembaruan kondisi pada hari ke-52 pascabencana, Dody memastikan seluruh jalan dan jembatan nasional yang terdampak kini telah kembali berfungsi secara fungsional.
Sebelumnya, tercatat 99 ruas jalan nasional dan 33 jembatan nasional sempat terputus akibat bencana.
Meski sebagian masih bersifat sementara, seluruh akses nasional tersebut sudah dapat dilalui dan tidak ada lagi kabupaten atau kota yang terisolasi.
Namun, tantangan besar masih terjadi pada infrastruktur milik pemerintah daerah.
BACA JUGA: RDMP Balikpapan Akhirnya Diresmikan, Pemerintah Siap Setop Impor Solar Tahun Ini
BACA JUGA: DPRD Balikpapan Minta Rekrutmen Karyawan RDMP Prioritaskan Warga Lokal
"Sekarang kita fokus kepada kecamatan dan desa karena masih ada sekitar hampir 2.000-an jalan, jembatan daerah yang masih putus," ujarnya, dikutip Antara.
Secara keseluruhan, infrastruktur daerah yang terdampak bencana mencapai 2.710 unit, terdiri atas sekitar 1.900 ruas jalan daerah dan 753 jembatan daerah.
Hingga kini, jalan daerah yang telah kembali berfungsi secara fungsional baru mencapai sekitar 72 persen, sementara jembatan daerah yang tertangani masih sekitar 12 persen.
Pemerintah menyatakan pemulihan akan terus dilakukan secara bertahap dengan prioritas keselamatan dan konektivitas masyarakat di wilayah terdampak.