Bankaltimtara

PT Fajar Sinar Teguh Bangun 9 Tower Apartemen di Balikpapan

PT Fajar Sinar Teguh Bangun 9 Tower Apartemen di Balikpapan

Lokasi pembangunan apartemen baru di Kota Balikpapan, menyusul perkembangan IKN. -Chandra/Disway Kaltim-

BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM — PT Fajar Sinar Teguh melakukan groundbreaking pembangunan proyek apartemen Sepinggan Terrace di kawasan Sepinggan, Balikpapan,  Sabtu 31 Januari 2026.

Proyek ini dikembangkan di atas lahan sekitar satu hektare, dengan rencana dibangun 9 tower dan  400 unit hunian.

Direktur PT Fajar Sinar Teguh, Tjia Daniel Wirawan mengatakan, pembangunan apartemen ini dilatarbelakangi oleh masih adanya kebutuhan hunian di kawasan perkotaan.

Khususnya seiring aktivitas pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

BACA JUGA:2.000 Tiket Terjual, Healing Sejenak 2026 Dorong Konser Berbayar Tumbuhkan Industri Hiburan Balikpapan

“Pasca-Covid memang sempat terjadi penurunan, tapi kebutuhan hunian tetap ada."

"Terutama karena ada pergerakan penduduk dari Jawa dan kota besar ke Balikpapan, sebagai pintu gerbang menuju IKN,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Menurut Daniel, apartemen dinilai lebih relevan bagi masyarakat perkotaan karena menawarkan kemudahan akses dan mobilitas.

Ia menilai lokasi di sekitar pusat kota menjadi keunggulan tersendiri dibandingkan hunian tapak yang umumnya berada di pinggiran.

“Kalau tinggal di apartemen, gaya hidupnya lebih praktis, akses lebih mudah, dan dekat ke pusat aktivitas,” katanya.

BACA JUGA:Menkeu Purbaya Optimistis IHSG Bangkit ke Zona Hijau, Yakin Fundamental Ekonomi Tetap Kuat

Sepinggan Terrace ini menurutnya dirancang memiliki sembilan tower dengan konsep hunian bertingkat rendah (low rise).

Untuk tahap awal, pengembang akan membangun dua tower, yakni Tower G dan H, beserta fasilitas club house. Target penyelesaian tahap pertama diproyeksikan pada 2027.

Dari sisi harga, Daniel menyebutkan unit apartemen ditawarkan pada kisaran Rp22 juta hingga Rp25 juta per meter persegi.

Menurutnya, harga tersebut berada di segmen menengah jika dibandingkan dengan proyek sejenis di Balikpapan yang sudah mendekati Rp30 juta per meter persegi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: