Cegah Perbuatan Mesum dan Perusakan Fasum, Mangrove Eco Park Bontang Dipantau CCTV
Mangrove Eco Park Bontang dipantau CCTV untuk mencegah perusakan fasilitas umum dan perbuatan negatif, seperti mesum.-(Ilustrasi/ Freepik)-
BONTANG, NOMORSATUKALTIM — Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang memperketat pengawasan di kawasan wisata Mangrove Eco Park Berbas Pantai dengan memasang kamera pengawas (CCTV).
Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan kawasan wisata, termasuk perusakan fasilitas dan aktivitas negatif yang mengganggu kepentingan umum.
Pemasangan CCTV tersebut dilakukan oleh Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disporparekraf) Bontang sebagai bagian dari upaya pengamanan destinasi wisata daerah.
Kepala Disporparekraf Bontang, Eko Mashudi, mengatakan pengawasan diperlukan karena selama ini mendapati sejumlah gangguan di kawasan tersebut.
BACA JUGA: 500 CCTV Bakal Awasi Jalan hingga Gang di Berau, Target Rampung 2027
BACA JUGA: Program Mata Bontang Berlanjut, 66 Titik CCTV Bakal Awasi Kota Taman
Salah satunya sejumlah fasilitas di kawasan Mangrove Eco Park kerap mengalami kerusakan, terutama lampu penerangan.
“Fasilitas di Mangrove Eco Park sebenarnya sudah ada. Tapi setiap kali lampu dipasang, selalu rusak. Karena belum ada pengawasan. Makanya sekarang kita pasang CCTV lebih dulu,” kata Eko Mashudi, Minggu 1 Februari 2026.
Ia menjelaskan, seluruh CCTV yang terpasang telah terhubung langsung dengan kantor Disporparekraf Bontang.
Dengan sistem tersebut, petugas dapat memantau aktivitas di kawasan wisata secara langsung dan berkelanjutan.
BACA JUGA: Anggaran Renovasi Toilet Disnaker Hampir Rp300 Juta, Wali Kota Bontang: Jangan Boros!
BACA JUGA: 2 ASN Dishub Bontang yang Terlibat Korupsi Sudah Non Aktif, Kegiatan Bimtek Dikurangi
“Sekarang CCTV sudah terkoneksi dengan kantor. Jadi aktivitas di sana bisa kita awasi. Setelah pengamanan ini berjalan, baru kita pasang lampu-lampu hias. Agar menarik wisatawan untuk datang ke sana,” ujarnya.
Menurut Eko, keberadaan CCTV tidak hanya difokuskan pada pengamanan aset daerah, tetapi juga untuk menjaga fungsi kawasan wisata agar tetap aman dan nyaman bagi pengunjung.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

