Pemkab Berau Rencanakan Bangun Insinerator Secara Bertahap, Solusi Singkat Atasi Sampah

Jumat 16-01-2026,20:45 WIB
Reporter : Maulidia Azwini
Editor : Baharunsyah

“Sampah masakan, kulit sayur, dan sisa makanan bisa dimasukkan ke lubang biopori. Saya maunya setiap rumah itu ada lubang bioporinya karena itu hanya digali loh. Kalau dikelola, sampahnya tidak akan bau tapi menjadi pupuk,” katanya.

BACA JUGA:15 Kampung di Berau Terima DIKA, Kampung Sumber Agung Penerima Terbesar

Dirinya juga menginstruksikan camat dan kepala kampung untuk memperkuat koordinasi, termasuk menggerakkan gotong royong rutin dan memanfaatkan Dana RT untuk pemberdayaan masyarakat dalam penanganan sampah.

“Yang penting koordinasi. Dana RT itu bisa dimanfaatkan tinggal bagaimana memberdayakan masyarakat untuk sama-sama mengatasi sampah,” kata dia.

Sri Juniarsih menambahkan, upaya penanganan sampah tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab bersama aparatur pemerintah hingga tingkat kampung. Di akhir masa jabatannya, ia berharap persoalan sampah tidak lagi menjadi permasalahan turun temurun bagi daerah.

“Apa yang saya sampaikan ini demi kebaikan kita semua. karena ini adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, bukan hanya kepada manusia, tetapi juga kepada tuhan. Jangan sampai nanti selesai menjabat, yang diingat masyarakat justru kegagalannya,” pungkasnya.

Kategori :