Bocah 12 Tahun di Paser Ditemukan Meninggal di Rumah Kosong

Kamis 01-01-2026,15:10 WIB
Reporter : Muhammad Sahrul
Editor : Baharunsyah

PASER, NOMORSATUKALTIM - Peristiwa ini patut menjadi pelajaran bagi orang tua dalam berkomunikasi dengan anak.

Semua bermula saat warga Kecamatan Kuaro geger dengan penemuan jenazah seorang anak di dalam rumah kosong, Rabu 31 Desember 2025 sekira pukul 07.30 Wita.

Jenazah anak tersebut secara tak sengaja ditemukan oleh salah seorang warga bernama Ibrahim (38), saat membersihkan bangunan rumah yang telah lama tak berpenghuni.

BACA JUGA:2 Pejabat Fungsional Pemkab Paser Dilantik, Sekda Tekankan 5 Hal Ini

Warga yang dikejutkan dengan penemuan mayat anak laki-laki itu sontak langsung melaporkan kepada pemerintah desa setempat dan kepolisian untuk dilakukan penanganan.

BACA JUGA:Realisasi Anggaran Sekretariat DPRD Paser Tahun 2025 Capai 94 Persen

Tak lama saat dilakukan evakuasi, pihak kepolisian mengidentifikasi jenazah itu adalah anak berusia 12 tahun yang dilaporkan hilang beberapa hari lalu.

“Pada Minggu 28 Desember, sekitar pukul 22.00 Wita, seorang warga melaporkan anaknya yang masih berstatus pelajar sekolah dasar tidak kembali ke rumah,” ungkap Kapolsek Kuaro, Iptu Achmad Gazali, Kamis 1 Januari 2026.

Pihak kepolisian bersama BPBD beserta unsur terkait telah melakukan upaya pencarian di sekitar wilayah desa, namun tak kunjung ditemukan.

Upaya pencarian terus berlanjut hingga akhirnya warga melaporkan adanya temuan jenazah anak di dalam rumah kosong dengan identifikasi adalah anak yang dilaporkan hilang.

“Dari pemeriksaan awal di lokasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujarnya.

BACA JUGA:Gedung MPP Paser Diresmikan, 44 Gerai Mulai Dibuka dan Layani Masyarakat

Berdasarkan keterangan yang dihimpun pihak kepolisian, bahwa orang tua korban sebelum menyatakan anaknya hilang, sempat memarahi karena membuat adiknya menangis.

Orang tua korban mengaku tidak menyangka sampai berakhir dengan kejadian tragis, membuat anaknya memilih mengakhiri hidupnya sendiri.

“Orang tua korban menyampaikan penyesalan yang mendalam atas ucapan yang sempat terucap kepada anaknya,” tuturnya.

Kategori :