BACA JUGA:Tahun ini Dinkes Berau Catat 66 Kasus HIV, Terbanyak di Tanjung Redeb
Ia menambahkan, keseimbangan penggunaan antara bahasa nasional, daerah, dan asing menjadi prinsip utama dalam penyelenggaraan pendidikan di Berau.
Pihaknya ingin memastikan siswa tetap mampu menguasai bahasa asing tanpa kehilangan jati diri daerah.
“Untuk jenjang pendidikan di bawah kewenangan kami, SD dan SMP, fokusnya tetap pada pelestarian bahasa Banua dan penguatan bahasa Inggris,” pungkasnya.
BACA JUGA:Terseret Arus Surut, Kapal Pengangkut Batu Bara di Berau Kandas dan Bocor di Buritan
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rencana kebijakan nasional untuk menjadikan bahasa Portugis sebagai salah satu bahasa prioritas di dunia pendidikan Indonesia.
Arahan itu disampaikan dalam pertemuan bilateral di Istana Merdeka bersama Presiden Brazil, Luiz Inácio Lula da Silva, pekan lalu.
Langkah tersebut menjadi bagian dari kerja sama strategis antara Indonesia dan Brazil. Namun hingga kini, kebijakan tersebut belum disosialisasikan secara teknis ke pemerintah daerah.