BONTANG, NOMORSATUKALTIM - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih menuai berbagai masalah.
Salah satunya adalah makanan yang diberikan kepada peserta didik sudah basi.
Kondisi ini terjadi pada peserta didik yang jadwal masuk sekolah pada siang hari. Misalnya saja di SMP Negeri 1 Bontang.
Salah satu orang tua yang enggan disebutkan namanya mengaku, anaknya tidak pernah makan paket MBG tersebut. Alasannya karena sudah dasar.
Aroma yang ditimbulkan dari makanan tersebut sudah tidak enak. Alhasil, mereka sudah tidak bisa mengonsumsi makanan tersebut.
"Paling buah sama minumannya saja yang bisa dimakan. Tapi beberapa kali ada juga buah yang tidak bisa dimakan. Tapi nasi sama lauknya pasti dibuang. Bersyukur anak saya sudah makan di rumah. Kejadian itu tidak satu atau dua kali. Tapi sering. Karena anak saya masuk siang hari," katanya, Jumat 26 September 2025.
BACA JUGA: Kontroversi Parkir VIP Rp 35 Ribu di Bandara Kalimarau, Begini Penjelasan Pengelola dan Pemda
Ia bersyukur, sebelum berangkat sekolah anaknya makan siang terlebih dahulu di rumah. Sehingga, di sekolah tidak lapar. Karena, MBG yang diberikan sudah tidak layak dikonsumsi.
“MBG yang diberikan di sekolah langsung dimasukkan ke kotak makan. Terus dibawa pulang. Sampai rumah, langsung dibuang,” ungkapnya.
Karena kondisi tersebut, ditambah dengan informasi yang ia dapat di sosial media bahwa di daerah lain terjadi banyak murid-murid keracunan karena mengkonsumsi MBG, akhirnya ia meminta agar anaknya tidak makan MBG tersebut.
“Saya tidak mau anak saya kenapa-kenapa. Akhirnya saya minta bawa pulang saja makanannya. Terus dibuang sesampainya di rumah,” ucapnya.
Koordinator Wilayah Bontang Badan Gizi Nasional (BGN), Surya Dwi Saputra mengaku, ada beberapa dapur yang masih masak MBG itu satu kali. Hanya di malam hari.
BACA JUGA:Wakil Ketua I DPRD Kukar Tegaskan Beasiswa dan Infrastruktur Tak Boleh Tersendat
Sehingga, saat dikirim di siang hari kondisinya sudah tidak segar lagi. Kondisi itulah yang nantinya akan dievaluasi kembali.
“Mungkin nanti masaknya bisa dua kali. Makanan yang dimasak malam, bisa untuk pagi." jelasny.