Bagi Herik, program perumahan bersubsidi tidak berkaitan langsung dengan tugas dan fungsi jurnalisme.
Secara umum, ketiga organisasi sepakat bahwa rumah memang kebutuhan mendasar bagi semua warga, termasuk wartawan.
Kendati demikian, mereka tetap menolak adanya perlakuan istimewa yang membedakan profesi tertentu dari warga lainnya dalam mengakses program subsidi.