Balikpapan, nomorsatukaltim- Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud mengungkap, Perumahan Griya Permata Asri atau GPA tak punya surat izin. Itu pernah disampaikannya saat berdialog dengan warga GPA, elemen mahasiswa dan LSM pemerhati Balikpapan, di Aula Pemkot Balikpapan, Jumat (22/9/2023).
Dialog mencari solusi bersama, menyelesaikan banjir warga GPA yang terendam banjir lebih tiga bulan. Rahmad memastikan, perumahan GPA tak mengantongi IMB. Namun Pemkot baru akan bertindak tegas, bila dua developer yakni Griya Permata Asri dan Daun Village, tak ikut andil menyelesaikan banjir yang menenggelamkan rumah 22 Kepala Keluarga perumahan GPA. "Kalau bulan depan developer tidak ambil tindakan penyelesaian, kami akan ambil tindakan yang lebih serius, tindakan ekstrim, ke ranah hukum," kata Rahmad Mas'ud. Menanggapi hal itu, Ketua Peradi Balikpapan, Piatur Pangaribuan menganggap, penyampaian Rahmad Mas'ud soal izin Perumahan GPA dinilainya ironis. Perumahan GPA sudah beraktivitas cukup lama. Namun, Rahmad terkesan tak tahu kejadian. Baru saat menimbulkan banjir berbulan-bulan di lokasi itu, Rahmad menjadikannya dasar menekan developer. Piatur mengungkap, sedikitnya ada tujuh pengembang yang bermasalah soal perizinan. Hal ini sudah pernah ditelusuri Peradi Balikpapan dan telah dilaporkan kepada Wali Kota Balikpapan. Namun, hingga kini tak ada tindak lanjut. Pemkot tidak pernah merilis Perumahan-perumahan yang bermasalah itu. "Dulu wakil wali kota, sekarang wali kota juga. Jadi agak cari cari alasan, gak mungkin tidak tahu. Menurut saya agak ironis perumahan segede itu sekarang baru nyadar, preventifnya baru sekarang," terang Piatur, Senin (25/9/2023). Piatur juga menkankan, lemahnya Wali Kota Balikpapan menyikapi masalah perizinan yang terjadi pada banyak developer di Balikpapan. Banjir yang terjadi pada warga perumahan GPA, bisa menjadi pintu masuk mengungkap developer lain. Sebab saat ini banjir yang marak di Balikpapan, salah satunya karena ulah para pengembang. "Yang aku lihat tidak all out. Kepala dinas tidak kompeten harusnya diganti. Tapi terbalik yang bagus diganti, yang gak bagus dipasang," katanya. "Kita mendorong Pemkot Balikpapan menjalankan kewenangannya. Meminta Wali kota Balikpapan beserta jajarannya untuk menjalankan fungsinya, sekaligus solusinya," sambung Piatur. Ia juga mengungkap, ada banyak pelanggaran yang dilakukan developer di Balikpapan. Di antaranya, soal tata ruang kota, tata ruang hijau, izin prinsip dan IMB, serta serapan air seperti bozem yang kurang. "Jadi kita mendorong semua yang tidak punya ijin harus ditindak jangan hanya dua itu. Penyumbang banjir semua pengembang berkontribusi," ujarnya. (*)Peradi Balikpapan Ungkap Banyak Perizinan Developer Bermasalah
Selasa 26-09-2023,15:31 WIB
Reporter : Suhardi
Editor : Rudi Agung
Kategori :
Terkait
Sabtu 11-07-2026,13:58 WIB
Wawali Balikpapan: Hanya Al-Qur'an yang Tak Bisa Diubah, Birokrasi Jangan Hambat Izin
Minggu 15-03-2026,13:11 WIB
Eks Buruh PT Ossiana Masih Menanti Pembayaran Hak Rp 2,5 Miliar
Senin 05-01-2026,08:35 WIB
KUHP Baru Hidupkan Kembali UU Subversif 1963, Peradi Balikpapan Ingatkan Risiko Kriminalisasi
Rabu 15-10-2025,18:03 WIB
Program 1 Juta Rumah Perkotaan di Kota Balikpapan Terhambat Harga Tanah yang Tinggi
Rabu 06-08-2025,15:05 WIB
Penerapan Restitusi untuk Korban Pidana Masih Lemah, Ini Alasannya Menurut Ketua PERADI
Terpopuler
Sabtu 25-07-2026,06:00 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 25 Juli 2026, Suhu Udara Mencapai 32 Derajat!
Sabtu 25-07-2026,15:58 WIB
Ini 4 Daerah Paling Rawan Ancaman Karhutla Versi BPBD Kaltim
Sabtu 25-07-2026,08:00 WIB
Utilitas Gedung RSUD Sepaku Diperiksa Jelang Operasional Penuh
Sabtu 25-07-2026,07:00 WIB
Kaltim Miliki 41 IPWL, Penyalahguna Narkoba Didorong Pulih Lewat Rehabilitasi
Sabtu 25-07-2026,14:58 WIB
Sport Danum Tahura Lati Petangis, Wisata Air Bernuansa Konservasi yang Mulai Diminati di Paser
Terkini
Sabtu 25-07-2026,22:46 WIB
Ketiadaan Bankeu Dinilai Hambat Percepatan Infrastruktur Kampung di Berau
Sabtu 25-07-2026,22:12 WIB
Otoritas Perlindungan Data Pribadi Korea Selatan Denda TikTok Rp126,5 Miliar
Sabtu 25-07-2026,21:42 WIB
Houthi akan Balas Serangan Arab Saudi di Hodeidah, Koalisi Bantah Bombardir Pelabuhan Yaman
Sabtu 25-07-2026,21:11 WIB
Jubir OIKN Troy Pantouw Ditemukan Meninggal di Rusun, Polisi Sebut Tak Ada Tanda Kekerasan
Sabtu 25-07-2026,20:45 WIB