Utilitas Gedung RSUD Sepaku Diperiksa Jelang Operasional Penuh
Pengecekan fasilitas pendukung di RSUD Sepaku, Kabupaten PPU.-(Foto/ Istimewa)-
PENAJAM PASER UTARA, NOMORSATUKALTIM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap utilitas gedung baru RSUD Sepaku menjelang operasional penuh.
Pemeriksaan difokuskan pada sistem kelistrikan dan sanitasi agar seluruh layanan rumah sakit dapat beroperasi tanpa kendala.
Monitoring dan evaluasi dilakukan Tim Terpadu Pemkab PPU terhadap sejumlah fasilitas pendukung, mulai dari ruang kubikel dan panel kelistrikan, genset berkapasitas 800 KVA, Automatic Transfer Switch (ATS), hingga Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Pemeriksaan tersebut menjadi tahapan akhir sebelum ruang-ruang layanan utama, seperti ruang operasi, Intensive Care Unit (ICU), Pediatric Intensive Care Unit (PICU), Neonatal Intensive Care Unit (NICU), dan ruang rawat inap dibuka secara penuh.
BACA JUGA: RSUD Sepaku Berbenah, Bangun Gedung Baru 4 Lantai dengan Fasilitas Diperbarui
BACA JUGA: Meski Masih Kekurangan Fasilitas, RSUD Sepaku Buka Pelayanan untuk Umum
Kasubbag Tata Usaha RSUD Sepaku, Suhardi, mengatakan kesiapan sistem kelistrikan menjadi faktor utama yang menentukan operasional gedung baru empat lantai tersebut.
"Gedung baru ini menampung ruang-ruang dengan kebutuhan daya listrik sangat besar, seperti ruang operasi, ICU, PICU, NICU, dan rawat inap. Tanpa pasokan listrik yang memadai dan genset berkekuatan besar, kami belum bisa mengoperasikannya secara optimal," ungkap Suhardi, Jumat (24/7/2026).
Menurutnya, seluruh layanan di gedung baru akan mulai difungsikan setelah infrastruktur kelistrikan selesai dibangun dan dipastikan bekerja sesuai standar.
"Jika infrastruktur listrik ini rampung, seluruh gedung dapat dibuka dan masyarakat Sepaku akhirnya bisa menikmati fasilitas kesehatan terbaik tanpa terkendala lagi," tambahnya.
BACA JUGA: Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, BPBD PPU Antisipasi Dinamika Cuaca dan Kemarau 2026
BACA JUGA: Pemkab PPU Dorong Dana TJSL Perusahaan Beralih ke Program Pemberdayaan Berdampak
Selain mengecek kondisi fisik bangunan, Tim Terpadu juga melakukan pemeriksaan terhadap aspek administrasi proyek bersama penyedia jasa dan konsultan pengawas.
Pemeriksaan meliputi kesesuaian dokumen teknis, target penyelesaian pekerjaan, serta standar kualitas agar pelaksanaan proyek tetap akuntabel.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
