Bankaltimtara

MTQ Kukar Sesuai Harapan, Ahmad Yani: Luar Biasa Semangatnya

MTQ Kukar Sesuai Harapan, Ahmad Yani: Luar Biasa Semangatnya

Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani.--Ari Rachiem--nomorsatukaltim.disway.id,

KUTAI KARTANEGARA, NOMORSATUKALTIM – Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Ahmad Yani menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-46 tingkat kabupaten di Kecamatan Tenggarong. Ia menilai pelaksanaan MTQ tahun ini berjalan lancar dan sesuai harapan bersama.

Menurutnya, MTQ bukan hanya sekadar perlombaan membaca Alqur’an, tetapi juga menjadi sarana pembinaan bagi para peserta agar siap bersaing di tingkat provinsi. Ahmad Yani berharap kegiatan ini mampu melahirkan qari dan qariah terbaik yang bisa membawa nama baik Kukar di ajang yang lebih tinggi.

“Syukur karena MTQ-nya bisa berjalan sesuai harapan. Ini momen penting untuk melakukan koreksi dan pembinaan sebelum kita berkompetisi di tingkat provinsi,” ujarnya, Minggu, 26 Oktober 2025.

Ia menilai, antusiasme peserta dan masyarakat dalam mengikuti MTQ kali ini sangat tinggi. Semangat itu, kata Yani, menjadi bukti bahwa nilai-nilai keagamaan masih sangat kuat di tengah masyarakat Kukar.

Baca Juga: Ketua DPRD Kukar Ajak Santri Jadi Garda Terdepan Pembangunan Daerah

“Luar biasa semangatnya. Kami ingin semangat ini terus tumbuh supaya Kukar bisa kembali menjadi juara di tingkat provinsi,” tutur politisi PDI-Perjuangan.

Ahmad Yani juga menegaskan, tujuan utama dari pelaksanaan MTQ bukan semata mengejar prestasi, melainkan membangun generasi Qurani yang memahami dan mengamalkan isi Alqur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Habib Syech Datang ke Kukar, Ribuan Jamaah Larut dalam Salawat dan Doa

“Yang paling penting itu pembinaan. Tujuannya bukan hanya untuk menang, tapi bagaimana menciptakan generasi Qurani yang benar-benar mampu mengimplementasikan nilai-nilai Alqur’an dalam hidupnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, MTQ menjadi ajang penting untuk memperkuat karakter dan spiritualitas masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga memiliki dampak sosial yang besar, terutama dalam mempererat silaturahmi antarwarga.

“Setelah menjadi generasi Qurani, harapan kita adalah agar nilai-nilai Alqur’an bisa diterapkan dalam kehidupan. Ini bukan sekadar ajang membaca ayat-ayat Allah, tapi bagaimana maknanya benar-benar dijalankan,” tutupnya. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: