Waspada Penculikan Anak, DP3AKB Balikpapan Minta Orang Tua Perketat Pengawasan
Ilustrasi penculikan anak.--
BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM - Dugaan percobaan penculikan terhadap seorang anak laki-laki berusia 11 tahun di kawasan Jalan Inpres 3, Balikpapan, menjadi perhatian Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kota Balikpapan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DP3AKB Balikpapan, Nursyamsiarni D. Larose, menyampaikan keprihatinan atas kejadian tersebut.
Menurutnya, peristiwa yang melibatkan anak di ruang publik menunjukkan pentingnya kewaspadaan bersama.
"DP3AKB menyatakan keprihatinan terhadap kejadian ini. Kejahatan bisa terjadi di mana saja dan kapan saja, sehingga kewaspadaan sangat penting," ujarnya pada Rabu 25 Maret 2026.
BACA JUGA:Empat Rumah Hangus dan 25 Warga Terdampak Kebakaran di Karang Jati Balikpapan
Ia menegaskan, perlindungan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
"Semua anak adalah anak kita. Karena itu, perlu kerja sama semua pihak untuk membangun jejaring keamanan sosial," ucapnya.
Terkait kondisi korban yang mengalami ketakutan pasca kejadian, DP3AKB menyebut pendampingan psikologis dapat diberikan melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA).
"Korban dapat menghubungi UPTD PPA untuk mendapatkan pendampingan psikologis," kata perempuan yang akrab disapa Eny itu.
DP3AKB juga mengungkapkan bahwa kasus kekerasan atau kejahatan terhadap anak di Balikpapan bukan pertama kali terjadi.
BACA JUGA:Polda Kaltim Siagakan 1.975 Personel dan 88 Pos Selama Lebaran
Sebelumnya, terdapat kasus seorang anak perempuan yang dibawa oleh oknum satuan pengamanan dan hampir menjadi korban kekerasan seksual.
"Pernah ada kasus di Balikpapan, seorang anak perempuan dibawa oknum satpam lalu hampir diperkosa di semak-semak. Korban berhasil melarikan diri, dan pelaku akhirnya ditangkap," ungkapnya.
Adapun, detail lokasi kejadian tersebut tidak dipublikasikan. Untuk mencegah kejadian serupa, pihaknya telah melakukan berbagai upaya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
