Bankaltimtara

Klaim atas Greenland, AS Didesak Patuhi Piagam PBB

Klaim atas Greenland, AS Didesak Patuhi Piagam PBB

Greenland, sebuah wilayah otonom Denmark.-Xinhua/Antara-

WASHINGTON, NOMORSATUKALTIM - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan Amerika Serikat (AS) untuk mematuhi Piagam PBB di tengah rencana Washington untuk "mengambil alih" Greenland serta ancaman penerapan tarif terhadap negara-negara yang menentang langkah tersebut.

“Anda sangat menyadari bahwa posisi kami mencakup penghormatan terhadap Piagam PBB, yang menegaskan kedaulatan dan integritas teritorial negara-negara anggota,” kata Wakil Juru Bicara PBB Farhan Haq dikutip dri Antara, Sabtu, 17 Januari 2026.

Sebelumnya, Otoritas Denmark dan Greenland juga memperingatkan Amerika Serikat agar tidak merebut pulau tersebut.

Selain itu, pemerintah Denmark dan Greenland menegaskan bahwa mereka mengharapkan penghormatan terhadap integritas teritorial bersama yang dimiliki kedua pihak.

BACA JUGA: Trump Ultimatum Negara Penolak Rencana AS Caplok Greenland, Dikenai Tarif Tambahan

BACA JUGA: Tuding AS Lakukan Agresi, Menlu Kuba Janjikan Perlawanan Berlanjut

Diketahui, Presiden AS Donald Trump menyatakan akan mempertimbangkan pemberlakuan tarif terhadap negara-negara yang tidak menerima klaim AS atas Greenland.

Dilaporkan Kyodo, Jumat, 16 Januari 2026, dalam sebuah acara tentang layanan kesehatan, ketika Trump memuji kebijakan tarifnya telah mendorong negara lain menurunkan harga obat-obatan di AS.

"Saya mungkin akan mengenakan tarif terhadap negara-negara lain jika mereka tidak mendukung soal Greenland, karena kami membutuhkan Greenland untuk keamanan nasional,” kata dia.

Trump telah berulang kali menyatakan bahwa Greenland seharusnya menjadi bagian dari Amerika Serikat, dengan alasan kepentingan strategis bagi keamanan nasional dan pertahanan "dunia bebas", termasuk menghadapi ancaman dari negara seperti China dan Rusia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: antaranews