Bankaltimtara

Lapak Durian Menjamur di Paser, Rp70 Ribu Bisa Dapat Ukuran Jumbo

Lapak Durian Menjamur di Paser, Rp70 Ribu Bisa Dapat Ukuran Jumbo

Salah satu lapak durian di Desa Tanah Periuk, Tanah Grogot, Kabupaten Paser saat diserbu pembeli.-(Disway Kaltim/ Sahrul)-

PASER, NOMORSATUKALTIM - Lapak pedagang durian musiman mulai menjamur di Kabupaten Paser semenjak beberapa minggu terakhir. 

Harganya bervarisi sesuai ukuran buahnya. Seperti di salah satu lapak durian di Desa Tanah Periuk, paling murah dijual Rp30 ribu. Dan jika beruntung, Rp70 ribu sudah bisa dapat ukuran jumbo.

Selain dijual perbiji, durian di lapak ini juga dijual per paket. Misalnya 3 buah durian ukuran sedang, dijual Rp100 ribu per paket.

"Buah durian ini kami datangkan dari Kalimantan Tengah (Kalteng). Datangnya 2 hari sekali sebanyak 600 buah," kata pedagang durian, Abdillah Kasim, Kamis 8 Januari 2026.

BACA JUGA: Musim Durian? Jangan Salah Pilih! Kenali Ragam Durian dan Karakter Rasanya

BACA JUGA: Ragam Buah Berduri Tanah Borneo Selain Durian

Kasim mulai berjualan sudah sejak Desember 2025 lalu. Dia mengaku dagangannya banyak diminati pembeli. Dalam sehari, ia bisa menjual sampai 400 buah. 

Tak hanya tahun ini, Kasim berjualan durian di Paser hampir rutin setiap tahun, terutama pada saat musim durian

"Kalau musim durian ini kan masih ada sebulanan lagi, jadi stoknya masih terus kami datangkan," ujarnya. 

Selain buah durian lokal asal Kalteng, durian yang dijual di Paser juga ada dari Kalimantan Selatan (Kalsel), sebab Paser merupakan daerah perbatasan antar provinsi. 

BACA JUGA: Musang King, Bawor, Semua Durian Terbaik, Sudah Bisa Dibuahkan oleh Petani Balikpapan

BACA JUGA: Waspada Modus Kejahatan, Ini Tips Aman Bertransaksi dengan Kartu Kredit BRI

Durian asal Kalsel yang dijual oleh pedagang bernama Muhammad Irfansyah harganya relatif sama, berkisar Rp30 ribu sampai Rp70 ribu berdasarkan ukuran buah. 

"Harganya yang besar Rp70 ribu, itu kalau lagi musim. Kalau pas bukan musim durian Rp100 ribu, bahkan bisa tembus Rp200 ribu," kata Irfansyah. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: