Bankaltimtara

Penjual Jagung Musiman di Kota Samarinda Diizinkan Berjualan di Trotoar Saat Malam Tahun Baru

Penjual Jagung Musiman di Kota Samarinda Diizinkan Berjualan di Trotoar Saat Malam Tahun Baru

Pedagang musiman diizinkan berjualan di trotoar saat malam tahun baru.-Rahmat/Nomorsatukaltim-

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM- Pemerintah Kota Samarinda memberikan kelonggaran bagi penjual musiman dan pelaku usaha kecil untuk berjualan pada malam pergantian tahun.

Khusus Rabu, 31 Desember 2025 malam, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Samarinda mengizinkan pemanfaatan trotoar sebagai lokasi berjualan, dengan catatan tetap menjaga ketertiban umum dan tidak mengganggu arus lalu lintas.

Kepala Satpol PP Kota Samarinda, Anis Siswantini mengatakan, kebijakan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap pelaku UMKM dan penjual musiman yang memanfaatkan momentum malam Tahun Baru 2026 untuk mencari penghasilan tambahan.

“Penjual musiman seperti jagung, singkong, kacang, dan hasil pertanian lainnya yang turun ke kota silakan berjualan,” kata Anis saat ditemui di Balai Kota Samarinda, Rabu, 31 Desember 2025.

BACA JUGA: Libur Nataru, Pelabuhan Klotok PPU Tembus 1.000 Penumpang

Kebijakan itu telah dikomunikasikan langsung dengan Wali Kota Samarinda, Andi Harun. Penjual diperbolehkan beraktivitas mulai pukul 12.00 Wita hingga malam hari, selama tidak menggunakan badan jalan.

“Khusus hari ini, mulai pukul 12.00 Wita sampai malam, silakan berjualan. Namun, jangan di badan jalan. Cukup di atas trotoar saja,” ujarnya.

Anis menegaskan, Satpol PP tidak akan melakukan penertiban berupa pengamanan ataupun penyitaan lapak.

Petugas hanya akan melakukan pengawasan dan memberikan imbauan agar aktivitas jual beli tetap tertib dan tidak menimbulkan kemacetan.

BACA JUGA: Fender Jembatan Mahulu belum Bisa Dipasang, PUPR Kaltim Target Perbaikan 3–4 Bulan

“Penertiban yang kami lakukan hanya sebatas mengingatkan. Jangan sampai lapak maupun kendaraan pembeli memakan badan jalan,” tegasnya.

Kebijakan serupa juga pernah diterapkan pada tahun-tahun sebelumnya. Wali Kota, kata dia, menginstruksikan agar pendekatan persuasif lebih dikedepankan, terutama pada momen malam pergantian tahun.

“Yang penting UMKM bisa mencari rezeki, masyarakat merasa nyaman, dan ketertiban umum tetap terjaga,” ujar Anis.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: