Bankaltimtara

Stok Bahan Pangan di Berau Cukup Hingga Tahun Baru 2026

Stok Bahan Pangan di Berau Cukup Hingga Tahun Baru 2026

Stok bahan pangan di Berau dipastikan mencukupi permintaan di momen akhir tahun hingga tahun baru mendatang.-Rizal/Nomorsatukaltim-

BERAU, NOMORSATUKALTIM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, melalui Dinas Pangan memastikan stok bahan pangan di Berau cukup hingga tahun baru 2026 mendatang.

Kepala Dinas Pangan, Rakhmadi Pasarakan menyatakan, bahwa kondisi stok bahan pangan di Berau dipastikan mencukupi permintaan di momen akhir tahun hingga tahun baru mendatang.

"Permintaan bahan pangan tidak sampai melambung tinggi. Jadi alhamdulillah aman-aman saja, seperti biasa, seperti setiap tahun keadaannya untuk menjelang tahun baru tidak ada terlalu bergejolak,” ungkap Rakhmadi, Sabtu, 27 Desember 2025.

Menurutnya, permintaan saat ini dinilai masih biasa-biasa saja, tidak ada permintaan yang sampai meningkat siginfikan. “Kecuali nanti Lebaran Idulfitri, biasanya peningkatannya signifikan,” tuturnya.

BACA JUGA: Musim Libur Akhir Tahun, Disbudpar Berau Awasi SOP Wisata dan Harga UMKM

Rakhmadi menerangkan, untuk menjaga ketersediaan bahan pangan dan kestabilan harga, pihaknya telah melakukan sidak untuk meninjau stok bahan pangan, baik di distributor ataupun pengecer.

Dari hasil sidak itu, tidak ada kenaikan yang signifikan dari bahan pangan meliputi beras, jagung, kedelai, bawang merah, bawang putih, cabai keriting, cabai merah, cabai rawit.

“Alhamdulillah hasilnya stok cukup aman, harga juga sesuai. Harga tidak ada lonjakan yang terlalu tinggi,” terangnya.

Dinas Pangan juga melakukan monitor bersama Tim Satgas Pangan dan Polres Berau untuk melakukan peninjauan ketersediaan bahan pangan dan kestabilan harga.

BACA JUGA: Antisipasi Lonjakan Penumpang, Bandara Kalimarau Berau Tambah Jam Operasional

Ia menilai, tidak ada potensi kekurangan bahan pangan di Berau, karena setiap bulan mereka mempunyai neraca bahan pangan yang di monitor terus menerus.

“Kalau stok-stok berlebihan saja, kalau beras itu stoknya masih cukup,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan, bahwa di awal bulan Desember kemarin, harga cabai rawit atau cabai tiung sempat mengalami kenaikan harga dikarenakan pasokan yang menurun.

“Kalau dibandingkan dengan awal bulan lalu dengan kondisi sekarang, cabai itu memang ada sedikit peningkatan, peningkatan di cabai tiung karena memang pasokannya agak kurang dan itu kondisi alam,” bebernya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait