Bankaltimtara

Pemangkasan Anggaran Tidak Berpengaruh Terhadap Program Bantuan Sosial di Berau

Pemangkasan Anggaran Tidak Berpengaruh Terhadap Program Bantuan Sosial di Berau

Kepala Dinas Sosial Berau, Iswahyudi-Rizal/Nomorsatukaltim-

BERAU, NOMORSATUKALTIM - Pemangkasan anggaran yang dilakukan pemerintah daerah hanya menyentuh sektor operasional perangkat daerah, bukan pada skema bantuan sosial masyarakat.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Berau, Iswahyudi mengatakan, kemungkinan berkurangnya program bantuan sosial akibat kebijakan efisiensi anggaran tersebut, menjadi Kekhawatiran sendiri bagi masyarakat.

Dinsos Berau memastikan, bahwa tidak akan terjadi pengurangan bantuan sosial, seluruh program bantuan sosial rutin untuk kelompok rentan tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Untuk bantuan sosial rutin tidak ada perubahan. Program bagi lansia, yatim piatu, dan penyandang disabilitas tetap berjalan. Yang disesuaikan hanya operasional OPD, bukan bantuan untuk warga,” terang Iswahyudi, Minggu, 4 Januari 2026.

BACA JUGA: Perda Pariwisata Berau Sudah Tak Relevan, Pemkab Segera Revisi

BACA JUGA: Pemkab Berau Perkuat Hilirisasi Kakao dan Perikanan

Pemerintah daerah memprioritaskan perlindungan sosial sebagai bagian dari komitmen menjaga keberlangsungan jaring pengaman masyarakat, terutama bagi kelompok yang masuk kategori tidak mampu.

"Data penerima bantuan juga terus diperbarui melalui verifikasi berlapis," imbuhnya.

Ia menjelaskan, bahwa proses pendataan dilakukan berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) serta diverifikasi kembali oleh pihak kampung sebelum ditetapkan melalui Surat Keputusan Kepala Kampung.

“Prinsipnya, bantuan harus tepat sasaran. Karena itu kampung diberi ruang melakukan verifikasi ulang jika ada perubahan kondisi warga,” jelasnya.

BACA JUGA: Kasus Perceraian di Berau Tahun 2025 Naik, Penyebabnya Didominasi Masalah Pertengkaran Terus Menerus

BACA JUGA: Pemekaran Kampung Talisayan Berau Masuk Tahap Pembahasan di Kabupaten

Iswhayudi berharap, masyarakat tidak terpengaruh isu yang berkembang mengenai potensi pengurangan bantuan akibat situasi anggaran.

Pemerintah daerah tetap memastikan bahwa program sosial yang menyasar warga kurang mampu menjadi prioritas utama.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: