Curi Motor dalam Pelarian, Tahanan Ikut Kabur dari Polsek Samarinda Kota karena Diancam
Para tahanan yang sempat kabur dari Polsek Samarinda Kota kembali ditangkap.-Mayang Sari/ Nomorsatukaltim-
SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM- Beberapa tahanan yang kabur dari Polsek Samarinda Kota dan berhasil ditangkap kembali diketahui melakukan tindak pidana baru dalam pelariannya.
Hal ini diungkapkan Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, Rabu 29 Oktober 2025 saat merilis penangkapan kembali 15 tahanan yang kabur dari Polsek Samarinda Kota.
Chandro Nababan yang dihadiahi timah panas di kedua kakinya saat ditangkap kembali itu mencuri sepeda motor jenis Scoopy di Jalan Wahid Hasim, Samarinda.
"Untuk tersangka ini, ada laporan tambahan terkait pencurian kendaraan bermotor. Jadi proses hukum terhadapnya bertambah satu perkara lagi," kata Hendri di Mapolresta Samarinda.
BACA JUGA: Drama Pelarian 15 Tahanan Polsek Samarinda Kota Berakhir, 8 Hari Pengejaran hingga Palangkaraya
Sementara itu, tahanan lainnya, Muhammad yusril alias Unyil yang melarikan diri ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah, juga melakukan tindak pencurian kendaraan bermotor.
Sesampainya di Palangkaraya, Unyil mencuri sepeda motor di kawasan Jalan Raflesia. Aksi itu terekam CCTV dan dilaporkan ke Polresta Palangkaraya.
Melalui koordinasi lintas wilayah, tim gabungan akhirnya berhasil meringkus Unyil pada Selasa 28 Oktober 2025 dan saat ini sudah dibawa ke Samarinda.
Ikut Kabur karena Diancam
Sementara itu, terkait kaburnya 15 tahanan dari Polsek Samarinda Kota itu, polisi menemukan bahwa tidak semua tahanan yang kabur dari sel Polsek Samarinda Kota melakukannya atas kemauan sendiri.
Beberapa di antaranya mengaku terpaksa ikut melarikan diri karena diancam oleh Irfan, yang merupakan salah satu otak utama pelarian.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

