Bankaltimtara

Hujan Lebat Sebabkan 2 Sungai di Paser Meluap, Puluhan Rumah di Long Ikis Terendam Banjir

Hujan Lebat Sebabkan 2 Sungai di Paser Meluap, Puluhan Rumah di Long Ikis Terendam Banjir

Luapan air sungai di Paser menyebabkan banjir di Long Ikis.-istimewa-

PASER, NOMORSATUKALTIM - Hujan lebat memicu meluapnya hulu sungai di Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser, hingga menggenangi pemukiman warga.

Air sungai yang meluap merendam puluhan rumah, fasilitas umum, bangunan sekolah, sampai lahan pertanian di Desa Lombok dan Semuntai, pada Sabtu 4 Oktober 2025.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Paser, Ruslan mengatakan, sungai mulai meluap sekira sekira pukul 01.00 Wita usai dilanda hujan deras beberapa jam lamanya.

"Hujan mengguyur sejak pukul 21.00 Wita sampai pukul 07.30 Wita, akibatnya debit air sungai tiba-tiba naik sampai meluap ke pemukiman," kata Ruslan, Minggu 5 Oktober 2025.

BACA JUGA: Hujan Deras Sebabkan Banjir di Bontang, Warga Terpaksa Tidur di Kantor Kelurahan

BACA JUGA: Banjir Lumpuhkan Aktivitas Sekolah di Mahulu, Wilayah Matalibaq Paling Parah

Berdasarkan data yang dihimpun sebanyak 81 rumah terdampak banjir, yang dihuni oleh 87 Kartu Keluarga (KK) atau terdiri dari 267 jiwa di dua desa.

Ruslan menyebut ketinggian air yang menggenangi pemukiman warga, yakni setinggi 1 meter atau setinggi pinggang orang dewasa, dan sebagian wilayah sampai menenggelamkan perumahan warga dengan tinggi yang mencapai 3 meter.

Bencana banjir yang melanda pemukiman warga sempat mengakibatkan aktivitas warga lumpuh total, dikarenakan akses penghubung tak bisa dilewati.

"Jalan penghubung antar RT dan desa terendam banjir, sehingga jalan enggak bisa di akses," ungkapnya.

BACA JUGA: Sungai Mahakam Meluap, Permukiman Warga Tering di Kubar Terendam Banjir

BACA JUGA: Banjir Rendam Permukiman di Mahulu, Ratusan Jiwa Terdampak

Puluhan warga yang terdampak sempat diungsikan ke tempat yang lebih aman, meninggalkan rumah sampai air kembali surut.

Sementara kondisi saat ini, air sudah berangsur surut, menyisakan bekas lumpur, dan sebagian warga telah kembali ke rumah masing-masing.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: