Bankaltimtara

Warga Keluhkan Loket Pajak Tutup Saat Istirahat, Pemkab Berau Siapkan Skema Rotasi Pegawai

Warga Keluhkan Loket Pajak Tutup Saat Istirahat, Pemkab Berau Siapkan Skema Rotasi Pegawai

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Berau, Muhammad Said-Rizal/Nomorsatukaltim-

BERAU, NOMORSATUKALTIM - Usulan agar pelayanan pajak di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Berau tidak berhenti di jam istirahat siang, kembali mencuat.

Aspirasi ini datang dari masyarakat, khususnya warga yang berasal dari kampung-kampung jauh. Mereka menilai, tutupnya loket pembayaran pada pukul 12.00 hingga 13.00 Wita kerap menyulitkan, bahkan membuat sebagian wajib pajak harus kembali pulang tanpa sempat dilayani.

Kondisi tersebut dinilai tidak sejalan dengan semangat pemerintah yang terus mendorong optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak. Warga berharap agar tidak ada lagi kekosongan layanan, meskipun petugas tetap membutuhkan waktu istirahat.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said mengakui persoalan itu sudah sampai ke pemerintah daerah. Ia menegaskan, solusi tengah disiapkan agar pelayanan pajak bisa berlangsung tanpa henti.

BACA JUGA: DPRD Dorong Peran Disnakertrans Berau Tertibkan Perusahaan Dalam Pembagian Tenaga Kerja

BACA JUGA: Disdik Berau Percepat Penuntasan Masalah Anak Tidak Sekolah Hingga Pelosok

“Insya Allah, itu sudah kami sampaikan kepada teman-teman di Bapenda agar lebih maksimal lagi. Jadi jangan sampai ada kekosongan jam pelayanannya itu,” ungkapnya kepada Nomorsatukaltim, Selasa 25 Agustus 2025.

Pemerintah daerah, lanjutnya, akan menginstruksikan Bapenda menerapkan rotasi pegawai di bagian pelayanan. Dengan pola tersebut, loket pembayaran bisa tetap buka meski sebagian pegawai tengah beristirahat.

“Insya Allah mereka akan kita perintahkan ada rotasi pegawai. Supaya jangan sampai ada yang kosong pada saat jam-jam istirahat,” tegasnya.

Selain itu, Pemkab Berau juga mulai menjajaki konsep pelayanan pajak di luar kantor. Menurut Said, Bapenda bisa berinovasi dengan memanfaatkan momentum kegiatan masyarakat, seperti di arena Car Free Day (CFD).

BACA JUGA: Miliki Potensi Menggiurkan, Pulau Kaniungan Mulai Fokus Dikembangkan Jadi Objek Wisata Unggulan

BACA JUGA: HET Beras di Berau Dinilai Tidak Realistis, Dinas Pangan Sebut Distribusi dan Biaya Produksi Jadi Beban

Kehadiran pelayanan pajak di ruang publik dinilai bisa memudahkan warga sekaligus mendekatkan pemerintah dengan masyarakat.

“Banyak juga tempat-tempat yang sebenarnya bisa kita fasilitasi. Contoh kan ada arena Car Free Day misalnya, nanti saya minta teman-teman Bapenda supaya bergerak. Mudah-mudahan bisa nanti,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: