Gara-Gara Ini, Remaja Asal Berau Meninggal di Saluran Drainase
Seorang remaja di temukan dalam saluran drainase di Kampung Sei Bebanir Bangun, Kecamatan Sambaliung.-istimesa-
BERAU, NOMORSATUKALTIM – Warga Kampung Sei Bebanir Bangun, Kecamatan Sambaliung, digegerkan dengan temuan mayat laki-laki di dalam saluran drainase. Belakangan terungkap mayat tersebut seorang remaja berinisial RU (18) asal Kecamatan Sambaliung.
Kapolsek Sambaliung, AKP Amin Maulani mengungkapkan, nasib nahas itu menimpa remaja yang diketahui berinisial RU.
“RU ditemukan dalam keadaan memegang senar pancing, dengan kondisi telah mengapung. Posisinya tengkurap di antara semak belukar,” ungkap AKP Amin, Kamis (6/2/2025).
BACA JUGA:Alokasi Anggaran Kampung Capai Ratusan Miliar, Pemkab Harap Bisa Digunakan dengan Baik
BACA JUGA:Januari 2025, Inflasi Berau Tercatat 0,28 Persen
Berdasarkan keterangan saksi, RU pertama kali ditemukan oleh seorang anak yang sedang bermain di sekitar lokasi kejadian sekira pukul 15.30 WITA.
Melihat ada jenazah mengapung, anak tersebut melaporkan ke Ketua RT dan langsung mendatangi lokasi bersama warga sekitar.
“Sekira pukul 15.40 WITA RU dievakuasi dibantu oleh warga. Kemudian melaporkannya ke Polsek Sambaliung,” katanya.
Kapolsek AKP Amin menjelaskan, dugaan sementara penyebab RU terjatuh ke dalam drainase dan meninggal lantaran penyakit epilepsi yang dideritanya kambuh.
BACA JUGA:9 Anggota BPSK Berau Dikukuhkan, Ini Pesan KadisperindagkopUMKM Kaltim
BACA JUGA:Perkecil Wilayah Blankspot, 10 Daerah di Berau Ini Dipasang Starlink
"Dugaan tersebut dikuatkan dengan pernyataan keluarga RU, di mana mempunyai riwayat penyakit ayan (epilepsi)," jelasnya.
Menurut keterangan saksi, RU kemungkinan terjadinya kejang (epilepsi) pada saat sedang melakukan aktivitas memancing di drainase.
"Saat sedang memancing, kemungkinan penyakit RU ini kambuh, dan mengalami kejang," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

